uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

kpkgg
berita

Polda Metro Jaya Minta Maaf Terkait Soal Deklarasi Sumpah Pemuda

Polda Metro Jaya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait dengan kontroversi yang muncul seputar acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Pos Polisi Thamrin, Jakarta Pusat, pada tanggal 29 Oktober 2026.

Acara ini diadakan sebagai bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-98, dengan mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema ini mencerminkan semangat juang dan kepedulian generasi muda terhadap bangsa.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Utusan Khusus Presiden untuk Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, serta kreator konten Willie Salim. Kehadiran mereka menambah nilai acara, dengan harapan dapat menginspirasi para pemuda.

Melalui pernyataan resmi yang dikeluarkan pada tanggal 31 Oktober 2026, Polda Metro Jaya meminta maaf sekaligus menegaskan komitmennya dalam menerima berbagai masukan dari masyarakat. Ini dinilai sebagai langkah penting untuk evaluasi ke depan.

“Atas nama Polda Metro Jaya, kami ingin menyampaikan permohonan maaf kepada semua masyarakat. Kami memahami bahwa acara ini memunculkan berbagai reaksi, dan setiap kritik yang diberikan akan kami terima dengan sikap terbuka untuk dijadikan bahan evaluasi,” ucap Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya juga menjelaskan alasan di balik kehadiran Raffi Ahmad dan Willie Salim dalam acara tersebut. Mereka hadir atas undangan resmi dari pihak kepolisian yang berperan sebagai penyelenggara.

“Raffi Ahmad dan Willie Salim datang sesuai dengan undangan kami sebagai panitia. Keduanya memiliki niat tulus untuk turut memaknai makna dari Sumpah Pemuda,” tambahnya.

Lebih lanjut, Polda Metro Jaya menegaskan bahwa mereka sangat menghargai segala aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Kritik dan saran yang diterima akan dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan oleh kepolisian.

“Sumpah Pemuda mengajarkan kita tentang arti persatuan, dan nilai tersebut ingin kami jaga bersama seluruh elemen bangsa. Setiap masukan akan digunakan untuk evaluasi agar pelayanan kami semakin baik di masa depan,” ungkapnya.

Dengan langkah ini, Polda Metro Jaya menunjukkan komitmennya untuk mendengarkan suara masyarakat. Hal ini mencerminkan kesiapan mereka untuk beradaptasi dan meningkatkan kualitas interaksi dengan publik.

Komitmen tersebut menjadi penting dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Dengan mendengarkan kritik dan masukan, diharapkan Polda Metro Jaya dapat terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pentingnya peran pemuda dalam menjaga keutuhan bangsa juga menjadi salah satu fokus acara ini. Melalui pemahaman akan nilai-nilai Sumpah Pemuda, diharapkan generasi muda dapat berkontribusi lebih dalam pembangunan bangsa.

Sebagai institusi yang bertugas menjaga keamanan, Polda Metro Jaya berupaya untuk terus memperbaiki diri. Mereka menyadari bahwa dialog dengan masyarakat adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.

Dengan segala upaya tersebut, Polda Metro Jaya bertekad untuk menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Mereka percaya bahwa dengan mendengarkan suara rakyat, institusi kepolisian dapat lebih baik dalam memberikan pelayanan.

Akhirnya, melalui peringatan Sumpah Pemuda ini, Polda Metro Jaya berharap agar semangat persatuan dan kebersamaan dapat terus terjaga. Dengan dukungan semua elemen masyarakat, mereka yakin dapat membawa perubahan positif bagi bangsa.

    ➡️ Baca Juga: Recovery yang Optimal: Pentingnya Sleep Tracking untuk Atlet Amatir

    ➡️ Baca Juga: Ribuan Peserta Ikuti Lari 5K Porseni Bakrie 2026, Medali dan Hadiah Menanti

    Related Articles

    Back to top button