Kemendikdasmen Ajukan Penambahan Anggaran Rp157,76 Triliun untuk Keperluan Pendidikan

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah resmi mengajukan proposal penambahan anggaran sebesar Rp157,76 triliun kepada Komisi X DPR RI.
Proposal tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam sebuah rapat yang berlangsung di Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Senin, 31 Agustus 2026.
Mu’ti menegaskan bahwa anggaran tambahan yang diusulkan tersebut akan dialokasikan untuk mendukung berbagai program prioritas nasional serta memenuhi kebutuhan operasional kementerian.
Ia menjelaskan bahwa salah satu fokus penggunaan anggaran ini adalah untuk revitalisasi 100.000 sekolah, sesuai dengan arahan dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Revitalisasi ini mencakup perluasan sasaran kepada 100.000 satuan pendidikan seperti yang telah diinstruksikan oleh Bapak Presiden,” ujarnya.
Selanjutnya, anggaran ini juga akan digunakan untuk mendukung biaya beasiswa Program Indonesia Pintar, serta bantuan pendidikan lainnya, termasuk penyediaan sarana dan peralatan yang diperlukan untuk pembelajaran.
Mu’ti menambahkan, “Kami juga berkomitmen untuk memperluas sasaran dan memastikan keberlanjutan program bantuan biaya pendidikan bagi guru, agar mereka dapat meningkatkan kompetensi hingga mencapai jenjang S1 atau D4.”
Ia juga menginformasikan bahwa usulan anggaran tambahan ini telah disampaikan kepada Menteri Keuangan, Kepala Bappenas, dan Menteri Sekretaris Negara pada tanggal 27 Agustus 2026.
➡️ Baca Juga: Cara Efektif Mengelola Pengaturan Aplikasi Kamera di Android Agar Tidak Lag
➡️ Baca Juga: Aplikasi Viral Untuk Membantu Menyusun Checklist Aktivitas Harian Lebih Terarah Konsisten




