Seskab Teddy Tertinggal Rombongan Presiden karena Mengabulkan Permintaan Foto Karyawan

Jakarta – Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, nyaris tertinggal dari rombongan kendaraan Presiden Prabowo Subianto setelah dikerumuni oleh karyawan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) yang ingin berfoto bersama. Insiden ini terjadi di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada hari Kamis.
Menurut informasi yang diperoleh, Teddy yang berada di lokasi setelah peluncuran 11 proyek hilirisasi dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp180 triliun, memenuhi permintaan sejumlah karyawan IWIP untuk berfoto bersamanya.
Para karyawan yang masih mengenakan seragam kerja mereka terlihat mengelilingi Teddy, mengangkat telepon genggam untuk mengabadikan momen tersebut. Beberapa di antara mereka juga tampak mengenakan pakaian keselamatan berwarna oranye.
Dengan senyuman, Teddy melayani permintaan foto dari para karyawan meskipun rombongan Presiden Prabowo sedang bersiap untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Antusiasme para pekerja membuat Teddy harus segera menyusul rangkaian kendaraan Presiden setelah sesi foto tersebut.
Presiden Prabowo meluncurkan program hilirisasi senilai 10,2 miliar dolar AS, atau sekitar Rp180 triliun, yang mencakup ekspor perdana baterai kendaraan listrik serta peluncuran 11 proyek program hilirisasi.
Sebanyak 11 proyek yang diumumkan terdiri dari komersialisasi empat proyek industri serta pembangunan tujuh proyek industri baru di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).
Prabowo menyampaikan bahwa berdasarkan laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, realisasi investasi di kawasan IWIP telah mencapai sekitar 20 miliar dolar AS. Rencana pengembangan lebih lanjut di kawasan tersebut juga mencakup investasi tambahan sebesar 7 miliar dolar AS, yang sudah menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja.
Presiden berharap agar kemitraan dan persahabatan dengan mitra Indonesia dapat terus berkembang, sehingga semakin mempererat hubungan dan memberikan manfaat bagi rakyat Indonesia serta negara-negara mitra.
“Terima kasih atas kemitraan dan kepercayaan yang telah diberikan. Semoga kerjasama dan persahabatan kita semakin erat, dekat, dan memberikan manfaat bagi rakyat kita bersama,” ungkap Prabowo.
➡️ Baca Juga: Produksi Mobil Sedan Listrik Secara Besar-Besaran Dimulai Pada 2028, Menurut Prabowo
➡️ Baca Juga: Strategi Email Marketing: Langkah Efektif Membuat Newsletter Agar Tidak Masuk Spam




