Prabowo Terkejut Sherly Tjoanda Dapat Tepuk Tangan Meriah Meski Pemilu Masih Jauh

Jakarta – Dalam sebuah acara peluncuran ekspor perdana baterai kendaraan listrik dan proyek hilirisasi yang digelar di Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada 8 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto menyapa Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dengan humor yang mengundang perhatian.
Ketika nama Sherly mencuat dalam pembicaraan, hadirin yang ada di lokasi langsung memberikan tepuk tangan yang meriah. Hal ini menarik perhatian Prabowo, yang kemudian mengomentari reaksi tersebut.
“Kenapa tepuk tangannya paling keras?” tanya Prabowo, mengekspresikan rasa herannya.
Presiden kemudian melanjutkan dengan sebuah candaan singkat yang berhasil membuat para peserta acara tertawa.
“Pemilu masih jauh,” ucap Prabowo, menambahkan sentuhan humor pada suasana.
Momen ini terjadi saat Prabowo menyapa beberapa pejabat yang hadir di acara yang berlangsung di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).
Di awal sambutannya, Prabowo menyebut nama-nama anggota Kabinet Merah Putih dan pejabat lainnya yang turut hadir dalam acara tersebut.
Salah satu pejabat yang mendapat perhatian adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Sugiono. Prabowo juga sempat bercanda mengenai posisi baru Sugiono sebagai Menko.
“Menko baru, sudah berapa lama? Berapa hari? Sudah satu minggu? Apakah sudah nyaman di kantor baru? Atau ingin kembali menjadi Menlu?” canda Prabowo.
Tawa para hadirin pun menggema menyambut guyonan tersebut.
Prabowo kemudian menyapa Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan. Dalam kesempatan itu, ia mengingat masa-masa ketika masih berdinas di militer bersama Luhut.
“Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Jenderal TNI Purnawirawan Luhut Binsar Pandjaitan, adalah mantan komandan saya. Sekarang roda berputar, kini saya menjadi komandannya,” ungkap Prabowo.
Pernyataan tersebut berhasil memicu gelak tawa dan tepuk tangan dari para peserta.
Kehadiran Prabowo di Halmahera Tengah bukan sekadar untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk meresmikan ekspor perdana baterai kendaraan listrik serta pengembangan 11 proyek hilirisasi di kawasan IWIP.
Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan kekayaan alam Indonesia agar dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada mitra, baik dari dalam maupun luar negeri, yang telah mempercayakan kerja sama dalam pengembangan industri di Indonesia.
Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga hubungan baik dengan para investor yang berani menanamkan modal di Indonesia, demi kemajuan bersama yang berkelanjutan.
➡️ Baca Juga: Petani Minta Pemerintah Stabilkan Harga Gabah
➡️ Baca Juga: Andre Taulany Mau Menikah Lagi, Respons Sule Disorot: Jangan Terlalu Buru-buru Lah!




