happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

kpkgg
berita

Pembangunan Pusat Data AI Dihentikan, KDM Tegaskan Penegakan Aturan yang Kuat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan penghentian pembangunan pusat data yang berbasis kecerdasan buatan (AI) di kawasan Jatiluhur. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penegakan aturan yang lebih ketat.

Kang Dedi, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa keputusan untuk menghentikan proyek tersebut juga berlandaskan pada perlindungan kepentingan masyarakat setempat.

“Ketika saya mengonfirmasi kemarin, saya mendapati bahwa izin Mendirikan Bangunan (IMB) belum dikeluarkan. Apakah Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) sudah disetujui? Ternyata juga belum. Oleh karena itu, saya memutuskan bahwa pembangunan ini tidak boleh dilaksanakan sebelum izinnya keluar. Kesalahan ini bukan di pihak Pemda Purwakarta, tetapi pada konsultan yang belum menyerahkan data yang diperlukan,” ujarnya di Bandung pada Jumat, 2 Oktober 2026.

KDM menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus sesuai dengan kewenangan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Izin untuk AMDAL adalah tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup setempat.

Meskipun demikian, KDM menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk bersikap adil dan objektif dalam setiap pengambilan keputusan. Salah satu langkah yang diambil adalah meminta pendapat dan masukan dari akademisi Universitas Indonesia, yang akan mewakili Pemprov Jawa Barat dalam evaluasi pembangunan pusat data AI ini.

“Bagi saya, jika AMDAL lulus secara objektif, saya tidak keberatan untuk melanjutkan proyek ini. Namun, jika hasil AMDAL menyatakan sebaliknya, saya juga tidak keberatan untuk menghentikannya. Yang terpenting, warga Purwakarta yang terdampak harus tetap memiliki akses air yang tidak boleh terganggu,” tegasnya.

Mengenai kebutuhan air, KDM menekankan bahwa pusat data BDx yang diharapkan dapat beroperasi kelak, akan mendapatkan pasokan air dari Waduk Jatiluhur.

Sumber air tersebut diambil dari alokasi yang diperuntukkan bagi PDAM Kabupaten Purwakarta, yang memiliki kuota sebesar 3.000 liter per detik.

“PDAM diberikan kuota 3.000 liter per detik. Namun, selama bertahun-tahun, mereka hanya menggunakan 380 liter per detik, yang berarti pemanfaatan hanya mencapai 11% dari total kuota. Dengan kata lain, 89% dari alokasi yang ada tidak dimanfaatkan. Saat ini, perusahaan lain juga menggunakan sekitar 14%. Apakah masih kurang? Tentu tidak,” ujarnya dengan tegas.

Sebelumnya, KDM telah melakukan kunjungan ke lokasi pusat data AI di Jatiluhur pada Selasa, 28 Juli 2026. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa investasi sebesar Rp3,5 triliun ini dilakukan di lokasi yang aman dari bencana seperti banjir, gempa bumi, dan aktivitas gunung berapi. Selain itu, ia juga ingin memastikan bahwa kebutuhan air dan listrik untuk operasional pusat data AI dapat terpenuhi dengan baik.

    ➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengelola Proses Kerja untuk Memastikan Kualitas Jangka Panjang

    ➡️ Baca Juga: Panduan Memilih Saham Perusahaan Retail Dengan Loyalitas Pelanggan Tinggi dan Stabil

    Related Articles

    Back to top button