happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

kpkgg
otomotif

Geely Investasikan Rp1,7 T untuk Kembangkan Teknologi Battery Swapping Terintegrasi

Zhejiang Geely Holding Group Co., Ltd. (ZGH) dan NIO Holding Co., Ltd. (NIO), dua raksasa otomotif dari Tiongkok, semakin memperkuat kemitraan mereka dalam bidang pengisian daya serta teknologi battery swapping. Dalam langkah ambisius ini, Geely menginvestasikan sekitar Rp1,7 triliun atau setara dengan 640 juta yuan untuk mendukung perkembangan infrastruktur tersebut.

Investasi yang dilakukan oleh Geely ini memiliki tujuan untuk menciptakan rantai pasokan yang lebih handal dan efisien. Andy An Conghui, CEO dari Zhejiang Geely Holding Group, menekankan pentingnya jaringan pengisian daya sebagai infrastruktur publik yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan jaringan ini harus dilakukan secara kolaboratif, terbuka, dan terintegrasi antar sistem agar dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi para pengguna.

Di masa mendatang, NIO Power akan berfokus pada pengoptimalan jaringan battery swapping untuk memenuhi kebutuhan armada komersial serta mendukung pengembangan bisnis mobilitas yang diusung oleh Yiyi Power. Hal ini menunjukkan komitmen kedua perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dalam mobilitas.

Kerja sama ini juga mencakup pengembangan standar dan teknologi battery swapping yang terintegrasi khusus untuk kendaraan penumpang. Dengan melibatkan dua perusahaan besar, diharapkan inovasi yang dihasilkan dapat memberikan solusi yang lebih baik bagi pengguna kendaraan listrik.

Geely Holding Group berencana untuk memproduksi model kendaraan penumpang yang kompatibel dengan sistem battery swapping. Di sisi lain, NIO Power akan menyediakan layanan battery swapping untuk model-model tersebut. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperluas pilihan solusi energi bagi pengguna kendaraan listrik dan meningkatkan pengalaman mobilitas yang lebih efisien.

William Li, Founder, Chairman, dan CEO NIO, menjelaskan bahwa dalam 10 tahun terakhir, industri kendaraan listrik pintar di Tiongkok telah mengalami pertumbuhan yang signifikan berkat kemajuan teknologi dan inovasi yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya inovasi yang berkelanjutan dan efisiensi dalam menciptakan nilai tambah bagi pengguna.

Li juga menambahkan bahwa kolaborasi ini menggabungkan kekuatan yang telah dibangun oleh kedua perusahaan selama bertahun-tahun. Kerja sama yang lebih erat dalam aspek teknologi, standar, operasional, aset, dan investasi diharapkan dapat memperkuat posisi mereka di pasar kendaraan listrik.

Di bidang smart charging, NIO juga berencana untuk berinvestasi di Zhejiang Haohan Energy Technology Co., Ltd. (Haohan Energy), yang merupakan anak perusahaan dari ZGH. Setelah transaksi selesai, NIO akan menguasai 10 persen saham di Haohan Energy. Dengan kemitraan ini, Geely Holding Group dan NIO bertujuan untuk menghubungkan infrastruktur pengisian daya mereka, sehingga dapat memperluas jangkauan jaringan dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

    ➡️ Baca Juga: Pendidikan Viral: Kisah Nyata yang Menginspirasi Dunia

    ➡️ Baca Juga: Jakarta International Velodrome Jadi Tempat Favorit “Roller Skater”

    Related Articles

    Back to top button