Danantara Luncurkan Mobil Dinas Maung Garuda untuk Menteri dan Wakil Menteri

Jakarta – Jajaran Menteri Koordinator dan pimpinan lembaga di Indonesia kini mendapatkan kendaraan dinas baru, yaitu mobil dinas Maung Garuda. Sigit Puji Santosa, Chief Technology Officer (CTO) Badan Pengelola Investasi Danantara, mengkonfirmasi bahwa mobil berwarna putih ini akan segera didistribusikan kepada semua menteri dan wakil menteri pada Kabinet Merah Putih.
Pemberian mobil dinas ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan merupakan bagian dari proyek pengadaan kendaraan nasional yang diproduksi oleh PT Pindad. “Spesifikasinya tentu berbeda dengan kendaraan presiden. Ada banyak perbedaan. Namun, kami akan mengungkapkan lebih banyak pada 20 Oktober mendatang, di mana akan ada beberapa kejutan,” ungkap Sigit saat menghadiri Indonesia International Sustainability Forum di Jakarta pada Rabu, 7 Oktober.
Sejak 5 Oktober 2023, beberapa menteri koordinator dalam Kabinet Merah Putih dan sejumlah pimpinan lembaga telah mulai menggunakan Maung Garuda sebagai kendaraan dinas resmi mereka. Hal ini menandakan langkah nyata dalam mendukung industri otomotif dalam negeri.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang telah memanfaatkan mobil dinas Maung Garuda, menyatakan bahwa belum semua anggota Kabinet Merah Putih menerima kendaraan dinas dari PT Pindad. Ini menunjukkan bahwa proses pengadaan masih berlangsung.
Mobil Maung Garuda yang digunakan oleh para menteri memiliki sejumlah fitur dan desain yang mirip dengan Maung MV3 Garuda Limousine. Kendaraan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas pejabat tinggi negara dengan tetap memperhatikan aspek kenyamanan dan keamanan.
Meski begitu, unit-unit baru yang disiapkan untuk para menteri ini tidak dilengkapi dengan sunroof seperti yang terdapat pada mobil kepresidenan. Ini menunjukkan adanya perbedaan spesifikasi antara kendaraan dinas menteri dan kendaraan dinas presiden, yang memang dirancang dengan fitur tambahan untuk kebutuhan tertentu.
➡️ Baca Juga: Strategi UMKM untuk Menembus Pasar Ekspor Secara Efektif dan Berkelanjutan
➡️ Baca Juga: Nadiem Tegaskan Isu Lonjakan Penghasilan Rp6 Triliun Adalah Salah Baca SPT




