Kabut Asap Palangka Raya: Warga Terima Masker dan Susu untuk Menghadapi Dampak Kesehatan

Pemerintah Daerah Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan setempat telah melaksanakan kegiatan pembagian masker dan suplemen susu kepada masyarakat secara gratis.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk melindungi kesehatan warga di tengah kondisi kabut asap yang melanda daerah tersebut.
Dia menjelaskan, total suplemen susu yang dibagikan mencapai 5.000 unit, bersama dengan 1.000 masker. Ini bertujuan untuk menjaga kesehatan serta meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat saat kualitas udara sedang tidak baik.
“Kami secara rutin mendistribusikan masker kepada warga di saat kabut asap. Pada kesempatan kali ini, kami juga menambah suplemen berupa susu untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan paru-paru,” ungkap Riduan dalam pernyataannya pada Senin (5/10/2026).
Selain itu, Riduan memastikan bahwa masker juga tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan dasar. Setiap pasien yang datang ke puskesmas di Palangka Raya akan mendapatkan masker secara gratis.
Di sisi lain, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini akan terus dilanjutkan di wilayahnya sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Pihaknya mencatat bahwa selama periode karhutla, dari Juni hingga awal Oktober 2026, terdapat lebih dari 10.240 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dilaporkan.
Dia juga mengingatkan warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala gangguan pernapasan.
“Biasanya kami membagikan vitamin, namun kali ini ada tambahan susu suplemen. Di seluruh puskesmas juga telah disediakan masker bagi warga yang datang,” tambahnya.
➡️ Baca Juga: SBY Akui Pikirannya Terganggu dengan Kebijakan Tarif Trump
➡️ Baca Juga: Hakim Baru Pengganti Anwar Usman Diharapkan Bawa Keberkahan untuk Mahkamah Konstitusi




