Ayah Aniaya Bayi di Cakung Akibat Api Cemburu, Terungkap Aksi Kejamnya

Jakarta – Aparat kepolisian telah mengungkap motif di balik tindakan kekerasan yang dilakukan oleh RPP, seorang ayah yang menganiaya bayi perempuan berusia 11 bulan bernama Rar hingga mengakibatkan kematiannya di Kampung Lio, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur.
Pelaku diduga mengalami kecemburuan yang mendalam karena istrinya berkomunikasi dengan orang lain melalui pesan singkat.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, menjelaskan bahwa rasa cemburu tersebut dilampiaskan oleh pelaku kepada anak tirinya, Rar, yang tidak bersalah.
“Motif yang terungkap dari pemeriksaan sementara adalah cemburu, karena pelaku mendapati istrinya melakukan chat dengan orang lain dan melampiaskannya kepada anak korban,” ungkap Made saat dihubungi pada Minggu (4/10/2026).
Dalam proses penganiayaan tersebut, RPP mengaku telah membenturkan kepala bagian belakang Rar ke dinding sebanyak tiga kali. Selain itu, pelaku juga memukul punggung korban menggunakan tinju tangan kanannya.
“Dari penjelasan pelaku, penganiayaan terjadi pada hari kejadian di mana kepala belakang anak korban dibenturkan ke dinding sebanyak tiga kali dan punggungnya dipukul dengan tangan kanan yang mengepal,” tambahnya.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (2/10) dini hari, ketika ibu korban sedang bekerja, sehingga hanya tersisa pelaku dan korban di kontrakan mereka.
Rea kemudian ditemukan dengan sejumlah luka lebam di wajah dan tubuhnya. Keluarga yang menemukan kondisi tersebut segera melapor kepada ketua RT setempat, yang kemudian mengamankan pelaku sebelum menyerahkannya kepada pihak kepolisian.
Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Sementara itu, pelaku dan barang bukti telah diamankan oleh Unit PPA/PPO Polres Metro Jakarta Timur untuk melanjutkan proses hukum yang berlaku.
➡️ Baca Juga: Strategi Investasi Saham Jangka Panjang untuk Meningkatkan Keuntungan yang Stabil
➡️ Baca Juga: Amalan dan Doa Harian di Hari Ahad untuk Menyegarkan Hati yang Gelisah




