Purbaya Terus Tekan Anggaran MBG Agar Lebih Efisien di Bawah Rp 200 Triliun

Jakarta – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan komitmennya untuk mengurangi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2027, agar penggunaan dana tersebut lebih efisien.
Dalam forum Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2026, Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah telah menetapkan anggaran sebesar Rp 240 triliun untuk program MBG pada tahun 2027.
Namun, dia yakin bahwa angka tersebut masih dapat diminimalkan lebih lanjut, seiring dengan pemanfaatan teknologi yang lebih optimal.
“Tahun depan, untuk program MBG, dianggarkan Rp 240 triliun. Namun, saya percaya kita dapat menekan angka ini lebih rendah melalui efisiensi dan penggunaan teknologi,” ungkap Purbaya di Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis, 3 September 2026.
Dalam upaya untuk memastikan efisiensi ini, Purbaya berkomitmen untuk melakukan pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan program MBG di masa mendatang.
Dia juga menyatakan bahwa telah menginstruksikan pegawai Kementerian Keuangan di daerah untuk melakukan pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di wilayah masing-masing secara bergiliran.
“Pegawai kami di daerah akan melakukan pengawasan terhadap setiap SPPG secara bergilir. Saya berharap kita bisa terus meningkatkan kinerja program MBG ke depan,” katanya.
Dari pernyataan ini, tampak bahwa Purbaya berencana untuk terus melakukan pemangkasan anggaran program MBG. Hal ini terlihat dari sejarah anggaran MBG 2026 yang awalnya ditetapkan sebesar Rp 330 triliun, kemudian dipangkas menjadi sekitar Rp 260 triliun, dan akhirnya turun ke kisaran Rp 240 triliun.
Purbaya menekankan bahwa langkah untuk efisiensi anggaran MBG masih dapat dilakukan lebih lanjut. Setelah berdiskusi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, dia mengungkapkan bahwa anggaran MBG bahkan bisa ditekan hingga di bawah Rp 200 triliun.
“Saya berdiskusi dengan Kepala BGN yang baru, dan sepertinya anggaran ini bisa dibuat lebih efisien lagi hingga di bawah Rp 200 triliun,” tegasnya.
➡️ Baca Juga: Dapatkan Penghasilan Online dengan Menawarkan Jasa Optimasi UX yang Efektif
➡️ Baca Juga: Manfaat Mengonsumsi Sayur Rebus Secara Rutin untuk Menjaga Berat Badan Ideal




