Karhutla Indonesia Meluas, Malaysia Siapkan Helikopter dan Pesawat untuk Pemadaman

Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Seri Mohamad Hasan, menyatakan bahwa negaranya tidak dapat bersikap acuh tak acuh saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia semakin meluas, yang mengakibatkan kabut asap tebal menyelimuti wilayah Asia Tenggara. Dalam upaya membantu pemadaman, Malaysia siap menyediakan helikopter dan pesawat pengebom air.
Namun, Mohamad menegaskan bahwa jarak pandang yang sangat terbatas di area terdampak, yang dilaporkan kurang dari 50 meter, dapat menjadi penghalang bagi operasi pemadaman udara dan membahayakan keselamatan pilot.
“Situasinya sangat menantang. Bahkan, tim dari Jepang sebelumnya juga tidak bisa berbuat banyak dan kini telah pulang ke negaranya. Namun, sebagai negara yang turut merasakan dampak, kami tidak bisa hanya berdiam diri tanpa memberikan bantuan,” ungkap Mohamad, seperti yang dikutip dari sumber berita pada Senin (19/10/2026).
Ia menjelaskan bahwa kebakaran terjadi di daerah pedalaman yang terisolasi, sehingga sulit dijangkau melalui jalur darat. Asap tebal yang menyelimuti wilayah tersebut juga menghambat kemampuan pesawat untuk beroperasi dengan aman.
“Pesawat tidak dapat terbang akibat kabut asap yang sangat tebal, dengan jarak pandang di bawah 50 meter. Indeks Pencemaran Udara (API) di Kalimantan mencapai angka 1.000, menunjukkan bahwa situasi ini sangat kritis,” jelasnya.
Mohamad menegaskan bahwa keselamatan pilot dan anggota tim lainnya harus menjadi prioritas utama dalam semua rencana operasi pemadaman yang akan dilakukan.
“Kita harus sangat berhati-hati. Kami tidak bisa memaksa pilot untuk terbang dalam kondisi yang berbahaya. Kami tidak akan mengambil risiko itu,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa saat ini, pembahasan antara lembaga terkait dari Malaysia dan Indonesia masih berlangsung untuk menentukan jenis bantuan yang akan diberikan. Pertimbangan tersebut meliputi lokasi kebakaran yang sulit dijangkau dan tingkat keparahan kabut asap yang melanda.
Pejabat senior dari Kementerian Luar Negeri Malaysia, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Nadma), dan Dewan Keamanan Nasional Malaysia (MKN) sedang berkoordinasi dengan pihak Indonesia untuk membahas rincian mengenai kemungkinan pengiriman bantuan.
“Selain menawarkan helikopter dan pesawat pengebom air yang memiliki kapasitas untuk membawa air, kami juga sedang mencari cara terbaik agar Malaysia dapat membantu Indonesia dalam memadamkan karhutla yang saat ini semakin meluas dan sulit untuk dikendalikan,” tambah Mohamad.
➡️ Baca Juga: Dapatkan Penghasilan Online Melalui Jasa Uji Kecepatan Website dan Pembuatan Laporan
➡️ Baca Juga: Aiman Witjaksono Diperiksa Polisi Terkait Kasus Ijazah Jokowi, Simak Penyebabnya




