Becak Listrik Dikenal Setara NMAX, Ditawarkan dengan Harga Rp22 Juta

Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik S. Deyang, mengungkapkan pernyataannya mengenai becak listrik saat memberikan sambutan dalam acara penyaluran bantuan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ia menyatakan bahwa becak listrik yang diberikan secara cuma-cuma ini memiliki nilai jual mencapai Rp22 juta per unit.
Dalam kesempatan tersebut, Nanik mengungkapkan bahwa hingga saat ini ia belum memiliki becak listrik yang sama dengan yang telah diberikan kepada para pengemudi. Ia pun melakukan perbandingan antara kendaraan tersebut dengan sepeda motor Yamaha NMAX.
“Ini sama dengan NMAX, lho, Pak, diberikan tanpa biaya. Sementara saya, yang sudah membagikan dari tahun 2003, sampai sekarang belum memiliki,” ungkap Nanik.
Sebanyak 130 unit becak listrik disalurkan sebagai bantuan dari Presiden Prabowo Subianto kepada pengemudi becak di Kabupaten Bogor. Dalam acara ini, Nanik menekankan kepada para penerima agar merawat kendaraan yang telah diberikan dan tidak menyerahkannya kepada pihak lain.
Ia menegaskan bahwa becak listrik ini memiliki nilai yang signifikan. Oleh karena itu, penerima diharapkan untuk menjaga dan merawatnya dengan baik setelah dibawa pulang.
“Harganya mencapai Rp22 juta, lho, Pak, jadi hati-hati. Pastikan dirawat dengan baik di rumah, ya,” katanya.
Nanik juga mengingatkan dengan tegas bahwa kendaraan tersebut tidak boleh dijual atau dipindahtangankan. Pesan ini disampaikan langsung kepada para penerima bantuan dalam sambutannya.
“Tidak boleh dipindahtangankan, tidak boleh dijual,” tegasnya.
Becak listrik yang dibagikan ini merupakan produk buatan PT Pindad, yang dikenal sebagai produsen kendaraan taktis Maung yang digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam sambutannya, Nanik mengaitkan kendaraan yang diterima oleh para pengemudi becak dengan mobil yang diproduksi oleh perusahaan tersebut untuk Presiden.
“Becak listrik ini adalah hasil produksi perusahaan yang juga memproduksi mobil untuk Presiden,” jelas Nanik, yang pernah menjabat sebagai Kepala BGN.
Ia menegaskan bahwa becak listrik ini merupakan hasil karya dari perusahaan yang sama dengan produsen mobil kepresidenan.
“Jadi, Bapak-bapak yang mengendarai becak ini, sama saja seperti mengendarai mobil Pak Presiden yang dibuat oleh PT Pindad,” ujarnya.
Pernyataan ini merupakan bagian dari imbauan Nanik agar para penerima menghargai bantuan yang diberikan. Ia juga menekankan pentingnya untuk tidak memindahtangankan kendaraan yang baru diterima.
➡️ Baca Juga: Daftar Pemain Serial Harry Potter
➡️ Baca Juga: Tren Pasar Seni Ramadhan: Ruang Kreatif bagi Generasi Muda untuk Berkarya



