Aiptu Asep Meninggal, Tiga Anggota TNI Diperiksa Terkait Kasus Honda Civic

Tiga anggota TNI Angkatan Darat saat ini sedang menjalani pemeriksaan internal terkait insiden tragis yang mengakibatkan meninggalnya Aiptu Asep Suhara, seorang anggota Polrestabes Bandung, di Jalan Merdeka, Kota Bandung.
Ketiga personel yang dimaksud terdiri dari pemilik kendaraan Honda Civic Ferio yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut, serta dua anggota TNI AD yang berada di dalam mobil saat kejadian berlangsung.
Penyelidikan ini dilaksanakan oleh Pussenkav TNI AD dengan berkoordinasi bersama Pomdam III/Siliwangi dan Polrestabes Bandung. Langkah ini diambil untuk mengungkap secara rinci kronologi kecelakaan yang terjadi pada hari Minggu, 9 Agustus 2026, sekitar pukul 03.25 WIB.
Brigjen TNI Donny Pramono, Kadispenad, menyatakan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berlangsung.
“Pussenkav TNI AD menghormati dan sepenuhnya mendukung proses hukum yang sedang berjalan,” ungkap Donny dalam keterangan resmi yang dirilis pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Dalam rangka menjaga integritas, TNI AD juga akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh personelnya.
“Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh personel TNI AD, kami akan menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Di sisi lain, kendaraan Honda Civic Ferio yang terlibat dalam kecelakaan itu diketahui merupakan milik salah satu anggota Pussenkav. Namun, saat kejadian, mobil tersebut dikemudikan oleh seorang warga sipil bernama Adham.
“Mobil Honda Civic Ferio milik personel Pussenkav yang saat itu dikemudikan oleh warga sipil, Sdr. Adham, diduga terlibat dalam kecelakaan yang menyebabkan almarhum Aiptu Asep Suhara meninggal dunia,” jelas Donny.
Adham saat ini telah diamankan oleh Polrestabes Bandung untuk menjalani proses hukum selanjutnya.
“Sekarang, Sdr. Adham telah ditahan oleh Polrestabes Bandung untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Aiptu Asep diketahui mengalami kecelakaan setelah menyelesaikan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan sedang dalam perjalanan pulang untuk beristirahat.
Jenazah Aiptu Asep telah dikebumikan di wilayah Gumuruh, Kota Bandung. Almarhum meninggalkan seorang istri dan empat anak yang kini berduka atas kepergiannya.
➡️ Baca Juga: Drone Terdeteksi di Rumah Ratu Beatrick dan Lokasi Brankas Emas Belanda
➡️ Baca Juga: Pengasuh Ponpes Bali: Muktamar NU Pilih Ketum dan Pemimpin Visioner untuk Masa Depan




