Megawati Ungkap Ancaman Salju Abadi Gunung Grasberg Bisa Hilang dalam Tiga Tahun

Jakarta – Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, menyampaikan keprihatinan mengenai dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan di tanah air. Salah satu isu yang mencolok adalah mencairnya salju abadi di Gunung Grasberg, Papua.
Pernyataan tersebut disampaikan Megawati saat menerima kunjungan dari Presiden Timor Leste, Jose Ramos-Horta, pada hari Jumat, 28 Agustus 2026.
“Indonesia memiliki keunikan tersendiri, salah satunya adalah Gunung Grasberg. Dulu, gunung ini dipenuhi salju, namun kini semakin banyak yang mencair,” ungkap Megawati di Megawati Institute, Jakarta Pusat.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), salju abadi yang terdapat di Gunung Grasberg diperkirakan akan hilang dalam waktu tiga tahun ke depan.
“Tim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional telah kami kirimkan untuk melakukan penelitian di lokasi tersebut,” tambahnya.
“Hal ini sangat mengkhawatirkan, karena diperkirakan proses pencairan akan semakin cepat, dan dalam waktu sekitar tiga tahun, gunung tersebut mungkin tidak akan memiliki es lagi,” imbuhnya.
Megawati juga menyoroti ironi yang terjadi di lokasi tersebut, mengingat adanya aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh PT Freeport di bawah kaki gunung.
“Di bawah gunung ini terdapat PT Freeport, yang melakukan penambangan tembaga,” tegas Megawati.
tvOnenews.com/Syifa Aulia
➡️ Baca Juga: Sinergi Danantara Dorong Pertumbuhan Pasar Segmen Enterprise Telkom Hingga 30 Persen
➡️ Baca Juga: Bantahan Nick Carter Atas Tuduhan Pelecehan Seksual




