Harga Minyak Goreng, Telur, dan Daging Ayam Naik Drastis di HUT RI ke-81, Simak Daftarnya

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia baru-baru ini mengungkapkan bahwa harga beras kualitas rendah I mengalami penurunan sebesar Rp 500, menjadi Rp 14.300 per kilogram. Namun, di sisi lain, harga beras kualitas rendah II justru mengalami sedikit kenaikan sebesar Rp 50, mencapai Rp 14.700 per kilogram.
Sementara itu, harga beras kualitas medium I mengalami penurunan sebesar Rp 250, menjadi Rp 16.200 per kilogram, dan harga beras kualitas medium II juga turun Rp 300, menjadi Rp 15.950 per kilogram. Hal ini menunjukkan adanya fluktuasi yang berbeda-beda di antara jenis beras yang beredar di pasaran.
Beralih ke harga beras kualitas super, kualitas I turun sebesar Rp 350, sehingga harganya menjadi Rp 17.350 per kilogram, sedangkan kualitas II mengalami penurunan sebesar Rp 250, menjadi Rp 16.900 per kilogram. Perubahan ini dapat mempengaruhi pola belanja masyarakat yang cenderung memilih jenis beras tertentu sesuai dengan anggaran mereka.
Di sisi lain, harga bawang merah ukuran sedang mengalami penurunan sebesar Rp 100, menjadi Rp 39.300 per kilogram, sementara harga bawang putih ukuran sedang mengalami kenaikan sebesar Rp 50, mencapai Rp 40.650 per kilogram. Pergerakan harga ini penting untuk diperhatikan oleh konsumen yang sering menggunakan bahan-bahan ini dalam masakan sehari-hari.
Beralih pada komoditas protein, harga telur ayam ras mengalami kenaikan sebesar Rp 300, sehingga harganya menjadi Rp 29.800 per kilogram. Selain itu, harga daging ayam segar juga meningkat drastis sebesar Rp 5.750, mencapai Rp 46.400 per kilogram. Kenaikan ini tentu memberikan dampak signifikan bagi anggaran rumah tangga, terutama menjelang perayaan.
Sementara itu, harga cabai merah besar mencatatkan penurunan sebesar Rp 2.300, menjadi Rp 46.800 per kilogram, dan harga cabai merah keriting turun Rp 3.450, menjadi Rp 47.500 per kilogram. Di sisi lain, harga cabai rawit hijau mengalami penurunan sebesar Rp 4.300, menjadi Rp 49.450 per kilogram, sedangkan harga cabai rawit merah justru naik sebesar Rp 3.100, mencapai Rp 63.750 per kilogram. Fluktuasi harga cabai ini sangat penting bagi para pedagang dan konsumen, terutama di saat permintaan tinggi.
Dalam kategori daging, harga daging sapi kualitas I mengalami penurunan sebesar Rp 2.450, menjadi Rp 148.650 per kilogram, sedangkan harga daging sapi kualitas II turun Rp 2.400, menjadi Rp 139.750 per kilogram. Penurunan harga tersebut dapat menjadi angin segar bagi konsumen yang sedang mencari alternatif protein hewani.
Berlanjut ke harga gula, harga gula pasir kualitas premium mengalami kenaikan sebesar Rp 600, sehingga harganya menjadi Rp 20.900 per kilogram. Sementara itu, harga gula pasir lokal juga naik meski hanya sebesar Rp 50, menjadi Rp 19.100 per kilogram. Kenaikan harga gula ini perlu diwaspadai, terutama menjelang momen-momen penting seperti hari raya.
Terakhir, harga minyak goreng curah naik sebesar Rp 450, menjadi Rp 20.900 per liter. Sementara itu, harga minyak goreng kemasan bermerek I mengalami kenaikan sebesar Rp 300, mencapai Rp 24.500 per liter, dan harga minyak goreng kemasan bermerek II juga mengalami kenaikan tipis sebesar Rp 50, menjadi Rp 23.500 per liter. Kenaikan harga minyak goreng ini patut diperhatikan oleh masyarakat, terlebih di saat kebutuhan memasak meningkat.
➡️ Baca Juga: Teknik Efektif Mengatur Nafas untuk Performa Optimal dalam Pertandingan Badminton
➡️ Baca Juga: Mobil SUV Listrik Terbaru Mampu Menempuh 100 Mil Hanya dalam 7 Menit




