pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
bola

Bung Ropan: Timnas Indonesia Punya Peluang Besar di FIFA ASEAN Cup 2026

Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi Timnas Indonesia untuk tidak meraih gelar juara dalam turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan berlangsung di Jakarta dan Bandung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh pengamat yang lebih akrab disapa Bung Ropan dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Ruang Bola pada Rabu, 16 September 2026. Ia berpendapat bahwa kegagalan untuk mengangkat trofi dalam ajang ini akan menjadi hasil yang sangat mengecewakan bagi skuad Garuda.

“Bagi saya, sangat tidak masuk akal jika kita tidak bisa juara. Secara kualitas, kita harusnya unggul dibandingkan tim-tim lain di ASEAN. Jadi, akan sangat disayangkan jika kita gagal meraih gelar,” ujar Bung Ropan.

Bung Ropan mengungkapkan dua faktor utama yang menjadikan Indonesia sebagai calon kuat juara. Pertama, keuntungan bermain di hadapan para pendukung sendiri. Kedua, kualitas pemain Indonesia yang dinilai lebih unggul dibandingkan negara peserta Asia Tenggara lainnya, berkat pengalaman mereka di liga-liga papan atas Eropa.

Contohnya, ia menyebut bek Jay Idzes yang tampil secara reguler di Sassuolo, klub Serie A Italia, serta kiper Emil Audero yang menunjukkan performa mengesankan dalam dua laga awalnya bersama Rayo Vallecano di Liga Spanyol.

“Lebih dari itu, skuat kita jauh lebih baik dibandingkan rata-rata skuat tim-tim ASEAN. Ini adalah fakta! Siapa pemain dari Malaysia, Thailand, atau Vietnam yang bermain di Serie A? Tidak ada!” ungkap Bung Ropan.

Namun, Bung Ropan juga memberikan catatan kritis terkait ketidakmerataan kualitas antara pemain inti (starting eleven) dan pemain cadangan. Menurutnya, perbedaan kualitas ini bisa menjadi tantangan tersendiri bagi strategi tim ketika memerlukan rotasi.

Di sisi lain, Bung Ropan menolak wacana untuk mengganti pelatih John Herdman jika Timnas Indonesia gagal menjuarai turnamen tersebut. Ia berpendapat bahwa Herdman baru menjabat selama enam bulan, dan evaluasi yang menyeluruh terhadap sang pelatih sebaiknya dilakukan setelah Piala Asia 2027.

“Tidak serta-merta kegagalan akan membuat John Herdman langsung dipecat. Dia baru enam bulan di sini. Terlalu cepat untuk mengambil keputusan semacam itu,” tutup Bung Ropan.

    ➡️ Baca Juga: Live Streaming Timnas Indonesia U-20 Vs Laos Terhambat, Ketahui Penyebabnya di Sini

    ➡️ Baca Juga: Profil Saint Kitts dan Nevis, Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Perlu Diketahui

    Related Articles

    Back to top button