Pria Berinisial Y Mengklaim Nomor Teleponnya Diminta Asisten Ruben Onsu Sebelum Video Call Viral

Pria berinisial Y mengungkapkan bahwa interaksinya dengan Ruben Onsu dimulai setelah mereka bertemu di sebuah acara perayaan ulang tahun. Tak lama setelah pertemuan tersebut, Y mengklaim bahwa nomor teleponnya diminta oleh seseorang yang ia sebut sebagai asisten Ruben. Permintaan tersebut kemudian berlanjut dan mengarah pada tawaran untuk mengenalkan Y lebih dekat dengan Ruben.
Pengakuan ini disampaikan oleh Y saat memberikan klarifikasi di tengah kontroversi mengenai rekaman video call yang belakangan ini menjadi perbincangan hangat di platform media sosial. Rekaman tersebut sebelumnya diunggah oleh Sarwendah, yang memicu beragam reaksi publik mengenai percakapan antara Ruben dan pria tersebut.
Y menjelaskan bahwa perkenalan awal mereka terjadi saat dirinya dan rekannya, Artos, berperan sebagai pembawa acara dalam pesta ulang tahun seorang sahabat Ruben. Selama acara tersebut, Y mengaku diundang oleh Ruben untuk duduk bersama dan berbincang.
“Jadi, pertemuan pertama saya dengan beliau, Ruben Onsu, adalah di acara ulang tahunnya sahabatnya. Waktu itu saya dan partner saya (Artos) sedang menjadi MC, lalu Ruben mengajak saya untuk duduk dan ngobrol,” ungkapnya saat konferensi pers, mengutip video yang diunggah di akun Threads @drama_haluu pada Selasa (13/10/2026).
Menurut Y, selama acara berlangsung, ia juga sempat merekam momen yang melibatkan Ruben. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugasnya sebagai pembawa acara, sehingga tidak ada yang aneh dengan tindakan tersebut.
“Ketika partner saya sedang memandu acara, saya berada di sana dan merekam beliau karena itu adalah bagian dari pekerjaan saya,” jelasnya lagi.
Setelah pertemuan tersebut, Y mengaku bahwa seorang asisten Ruben yang mengenakan hijab meminta nomor teleponnya. Ia sebelumnya sempat mempertanyakan alasan di balik permintaan tersebut, namun akhirnya memberikan nomor yang diminta.
“Setelah itu, asistennya yang memakai hijab meminta nomor telepon saya. Saya sempat bertanya ‘buat apa, Kak?’ Dia menjawab untuk pekerjaan, jadi saya memberikannya,” ungkapnya.
Y kemudian menambahkan bahwa asisten tersebut kembali menghubunginya keesokan harinya. Dalam pembicaraan itu, ia mengaku ditawari untuk diperkenalkan kepada Ruben.
“Lalu, keesokan harinya, asistennya menghubungi saya melalui pesan dan bertanya, ‘Mau tidak saya kenalkan dengan Ruben Onsu?’ Saya bilang, ‘Emang tidak apa-apa, Kak?’” ceritanya.
Perkembangan ini menunjukkan bagaimana interaksi yang tampak sederhana bisa dengan cepat menjadi sorotan publik. Ketika sebuah video call menjadi viral, masyarakat mulai mempertanyakan konteks di baliknya, terutama setelah Y membagikan informasi mengenai bagaimana ia mendapatkan nomor telepon Ruben Onsu.
Situasi ini juga mencerminkan dinamika yang sering terjadi di dunia hiburan, di mana interaksi antara publik dan figur terkenal bisa dengan cepat berujung pada perhatian yang luas. Dalam hal ini, Y terlihat berusaha untuk menjelaskan bagaimana ia terlibat dalam situasi yang kini menjadi perbincangan hangat.
Klarifikasi yang diberikan oleh Y ini penting untuk memahami konteks dari video call yang viral tersebut. Dengan semakin banyaknya spekulasi yang beredar di media sosial, penjelasan dari Y dianggap perlu agar publik mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai situasi yang sebenarnya.
Di satu sisi, interaksi antara Y dan Ruben Onsu dapat dilihat sebagai peluang profesional. Namun, di sisi lain, hal ini juga menunjukkan bagaimana dunia hiburan bisa menjadi tempat yang penuh dengan intrik dan kontroversi. Masyarakat seringkali penasaran dengan hubungan antara publik dan selebriti, dan situasi ini menjadi contoh nyata dari dinamika tersebut.
Melihat dari sudut pandang Y, perkenalan ini mungkin saja menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang lebih besar di dunia hiburan. Namun, dengan adanya video call yang viral, harapan untuk menjaga profesionalisme dalam hubungan tersebut mungkin menjadi tantangan tersendiri.
Sementara itu, Ruben Onsu sendiri tetap menjadi pusat perhatian dalam isu ini. Sebagai seorang entertainer yang sudah berpengalaman, ia tentu menyadari dampak dari setiap interaksi dan komunikasi yang dilakukannya, baik itu dengan penggemar maupun rekan-rekan di industri.
Dengan semua spekulasi dan diskusi yang terjadi, penting bagi semua pihak untuk berfokus pada fakta dan menghindari kesimpulan yang prematur. Klarifikasi dari Y memberikan pandangan yang lebih mendalam mengenai situasi ini dan menunjukkan bahwa tidak semua yang viral di media sosial memiliki konteks yang jelas.
Akhirnya, situasi ini mengingatkan kita bahwa dalam era digital saat ini, setiap langkah dan interaksi bisa direkam dan disebarkan. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu, terutama yang berada di bawah sorotan publik, untuk selalu berhati-hati dan mempertimbangkan dampak dari tindakan mereka.
➡️ Baca Juga: Mayoritas Wilayah Indonesia Terkena Hujan pada Jumat Agung, BMKG Berikan Peringatan Penting
➡️ Baca Juga: Aman Dipakai? Panduan Bijak Mengutak-atik Developer Options di Android



