Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda, Pemprov DKI Sampaikan Permohonan Maaf kepada Warga

Peresmian LRT Jakarta untuk rute Kelapa Gading-Manggarai mengalami penundaan lagi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat yang telah menyesuaikan rencana aktivitas dan perjalanan mereka sehubungan dengan adanya rekayasa lalu lintas yang direncanakan di kawasan Manggarai.
Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta dalam bidang Komunikasi Publik, menjelaskan bahwa penyesuaian jadwal peresmian ini dilakukan demi memastikan bahwa seluruh aspek pelayanan kepada masyarakat sudah siap secara menyeluruh.
Dia menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin melaksanakan peresmian sebelum semua fasilitas pendukung dan aksesibilitas bagi semua kelompok masyarakat tersedia dengan baik.
“Fasilitas akses, informasi, dan layanan prioritas harus dipastikan lengkap sebelum peresmian. Ini termasuk akses untuk penyandang disabilitas, lansia, anak-anak, serta warga yang berpindah moda di Manggarai,” ujar Chico di Jakarta pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Chico menambahkan bahwa penundaan ini juga merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI untuk memastikan bahwa layanan LRT Jakarta akan dapat diakses secara inklusif. Hal ini penting agar semua pengguna, termasuk kelompok prioritas, dapat memperoleh akses dan informasi yang memadai saat menggunakan layanan ini.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, telah memastikan bahwa tarif LRT Jakarta untuk rute Kelapa Gading-Manggarai akan ditetapkan sebesar Rp5.000 pada tahap awal operasional hingga bulan Oktober 2026.
Setelah periode tersebut berakhir, Pemprov DKI akan melakukan evaluasi untuk menentukan tarif berikutnya. Pemerintah juga memberikan kemungkinan adanya tarif khusus bagi pengguna LRT Jakarta.
Pramono bahkan menyatakan bahwa ada kemungkinan pemerintah akan memberikan kebijakan khusus sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat selama masa awal pengoperasian LRT ini.
“Ada kemungkinan kami akan memberikan sesuatu yang istimewa, namun keputusan akhir masih dalam proses,” ungkap Pramono.
Meskipun begitu, Pramono menegaskan bahwa 15 kategori masyarakat di Jakarta akan tetap mendapatkan layanan transportasi gratis.
Dalam hal pembangunan, Pramono sebelumnya menyampaikan bahwa proyek LRT Jakarta untuk jalur Kelapa Gading-Manggarai telah mencapai penyelesaian 100 persen. Pekerjaan pada rel dan jalur layang telah selesai sepenuhnya.
Tahap berikutnya adalah menunggu proses pengujian yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan sebelum LRT ini resmi beroperasi untuk melayani masyarakat.
➡️ Baca Juga: 5 Film Baru Wajib Tonton di Bioskop Selama Libur Lebaran 2026 yang Meningkatkan Pengalaman Anda
➡️ Baca Juga: BGN Konfirmasi Anggaran MBG Hanya Rp268 Triliun, Bukan Rp335 Triliun




