Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Fasilitas dan Layanan Tidak Sesuai SOP, BGN Akan Hentikan Insentif SPPG

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) berencana untuk menghentikan insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) jika fasilitas dan layanan yang diterapkan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

Direktur Manajemen Risiko Pemenuhan Gizi BGN, Rufriyanto Maulana Yusuf, menjelaskan bahwa skema insentif dalam Program MBG bertujuan untuk memberikan perlindungan finansial kepada mitra SPPG, sekaligus dilengkapi dengan mekanisme pengawasan yang ketat.

“Sistem ini diatur dengan instrumen disiplin yang kuat, berdasarkan prinsip no service, no pay. Konsep operasional dari mekanisme ini didasarkan pada hukum tertinggi, yaitu jika tidak ada layanan, maka tidak ada pembayaran,” ujar Rufriyanto dalam pernyataannya pada Jumat, 3 April 2026.

Ia menambahkan bahwa insentif sebesar Rp 6 juta per hari dapat dihentikan secara langsung jika fasilitas tidak memenuhi standar operasional atau dianggap tidak siap untuk digunakan.

“Hak mitra atas insentif sebesar Rp 6 juta ini akan langsung hilang jika fasilitas SPPG dinyatakan gagal beroperasi atau tidak tersedia karena berbagai alasan,” jelasnya.

Menurutnya, mekanisme ini berfungsi sebagai alat pendorong kepatuhan (punitive control) agar mitra selalu menjaga kualitas layanan dan sanitasi dengan optimal.

“Parameter kualitas ini diberlakukan dengan ketat. Misalnya, jika ada temuan E.Coli dalam filter air SPPG, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang tersumbat hingga membanjiri permukiman warga, atau mesin pendingin yang mati yang mengakibatkan kerusakan pada bahan makanan, atau jika fasilitas tidak berhasil mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa jika kondisi-kondisi tersebut terjadi, maka secara hukum fasilitas akan dianggap tidak memenuhi persyaratan stand by readiness. Dengan demikian, insentif sebesar Rp 6 juta akan langsung dihentikan pada hari yang sama.

Rufriyanto juga menambahkan bahwa ketentuan ini mendorong mitra untuk menjaga kualitas fasilitas secara disiplin setiap hari, karena seluruh risiko operasional ditanggung oleh mitra.

Dengan cara ini, standar keamanan pangan dan kebersihan lingkungan dalam Program MBG dapat terus terjaga. Selain itu, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya untuk menyempurnakan tata kelola publik yang sedang berlangsung.

“Kita harus memahami bahwa setiap transformasi besar dalam tata kelola publik adalah proses yang berkelanjutan untuk mencapai penyempurnaan,” tutur Rufriyanto.

“Program MBG melalui skema kemitraan SPPG mungkin masih memerlukan penyesuaian dalam berbagai aspek operasional, tetapi mengabaikan nilai strategisnya hanya karena prasangka sempit dapat memberikan dampak negatif bagi masyarakat,” pungkasnya.

    ➡️ Baca Juga: Ekonomi Digital dan Stabilitas Politik: Tantangan dan Peluang

    ➡️ Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Minta Maaf Usai Video Viral, Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam

    Related Articles

    Back to top button