Citilink Sediakan Opsi Reschedule dan Refund bagi Penumpang Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Jakarta – Maskapai penerbangan nasional, Citilink, telah mengumumkan opsi untuk melakukan “reschedule” dan “refund” bagi penumpang yang terpengaruh oleh erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terjadi sejak Minggu, 6 September 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk penumpang yang memiliki penerbangan menuju Jakarta, Bandung, dan Lampung yang masih terimbas oleh abu vulkanik.
Corporate Secretary & CSR Group Head Citilink, Tashia Scholz, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai respons terhadap perpanjangan penutupan sementara operasional di sejumlah bandara yang terkena dampak.
Menurut Tashia, “Penerbangan Citilink yang seharusnya beroperasi setelah pukul 07.00 WIB pada 8 September 2026 akan dilaksanakan secara bertahap, tergantung pada status operasional masing-masing bandara yang telah dinyatakan aman untuk beroperasi kembali.”
Adapun bandara yang masih terkena dampak erupsi mencakup Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, Bandara Husein Sastranegara di Bandung, serta Bandara Radin Inten II di Lampung.
Tashia menegaskan bahwa kelanjutan operasional penerbangan akan tetap mempertimbangkan perkembangan terkini dari kondisi cuaca, arahan dari pihak regulator, serta memastikan bahwa semua aspek keselamatan dan keamanan penerbangan terpenuhi.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan kompensasi kepada penumpang yang terdampak, Citilink menawarkan layanan perubahan jadwal penerbangan (reschedule) tanpa biaya tambahan serta pengembalian dana penuh (refund) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Untuk proses pengembalian dana, penumpang dapat menemukan informasi lengkap melalui tautan resmi di https://www.citilink.co.id/refund. Bagi tiket yang dibeli melalui agen perjalanan atau platform pemesanan daring, pengajuan refund harus dilakukan melalui saluran tempat tiket dibeli.
Citilink juga mendorong semua penumpang yang terdampak untuk terus memantau status penerbangan mereka secara berkala, baik melalui situs web resmi maupun aplikasi seluler Citilink.
Pihak maskapai berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan otoritas penerbangan dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan operasional dapat kembali normal dalam waktu yang secepatnya.
Tashia menutup pernyataannya dengan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh penumpang dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama yang diberikan selama situasi ini berlangsung.
➡️ Baca Juga: Jadwal Salat Lengkap DKI Jakarta dan Sekitarnya untuk Selasa, 10 Maret 2026
➡️ Baca Juga: Audi Marissa Ajukan Gugatan Cerai Terhadap Anthony Xie di Pengadilan Negeri, Fakta Pernikahan Terungkap




