Dekarbonisasi: Uji Emisi Ratusan Kendaraan Logistik di 4 Kota Indonesia

Jakarta – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan program inovatif yang dinamakan Merdeka Emisi. Program ini melibatkan pengujian emisi pada kendaraan operasional dan logistik yang beroperasi di area pelabuhan.
Program ini dilaksanakan secara serentak di empat kota besar, yakni Jakarta, Medan, Surabaya, dan Makassar, dengan partisipasi sekitar 500 kendaraan.
Di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebanyak 200 kendaraan mengikuti uji emisi pada Kamis, 13 Agustus 2026. Mayoritas kendaraan yang terlibat adalah truk kontainer yang beroperasi setiap hari, mendukung kegiatan logistik di pelabuhan.
Frekuensi tinggi pergerakan kendaraan di kawasan pelabuhan menjadi perhatian utama dalam pengelolaan lingkungan. Melalui inisiatif Merdeka Emisi, Pelindo mengajak perusahaan angkutan, pengemudi, dan pelaku usaha logistik untuk memperhatikan kondisi kendaraan mereka agar memenuhi standar emisi yang ditetapkan.
Acara di Tanjung Priok dihadiri oleh Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Wakil Direktur Utama Pelindo Drajat Sulistyo, serta perwakilan dari manajemen Pelindo Group dan asosiasi pelaku usaha logistik.
Suntana menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak yang beroperasi di pelabuhan untuk menjaga kualitas udara di sekitarnya.
“Pelabuhan adalah pusat transportasi dengan tingkat pergerakan kendaraan yang sangat tinggi. Pengendalian emisi kendaraan menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas udara dan mendorong sistem transportasi yang lebih berkelanjutan. Upaya ini memerlukan kerjasama antara operator pelabuhan, perusahaan angkutan, dan pelaku usaha logistik,” paparnya.
Drajat Sulistyo, Wakil Direktur Utama Pelindo, mengungkapkan bahwa program Merdeka Emisi merupakan bagian dari upaya Pelindo untuk menciptakan pengelolaan pelabuhan yang lebih ramah lingkungan.
“Setiap hari, ribuan kendaraan beraktivitas di kawasan pelabuhan. Oleh karena itu, inisiatif menuju Green Port harus melibatkan seluruh ekosistem yang beroperasi di sana. Merdeka Emisi menjadi salah satu langkah kami untuk mengajak para pelaku logistik berpartisipasi,” jelas Drajat.
Menurut Drajat, semangat dari Merdeka Emisi juga sejalan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kami berharap semangat kemerdekaan tahun ini menyampaikan pesan penting bahwa lingkungan pelabuhan yang lebih bersih memerlukan peran serta kita semua. Salah satu caranya adalah dengan memastikan kendaraan yang digunakan setiap hari dirawat dengan baik dan memenuhi standar emisi yang ditetapkan,” ungkapnya.
➡️ Baca Juga: Prabowo Gelar Diskusi 6,5 Jam di Hambalang Bersama Jurnalis dan Ahli, Apa yang Dibahas?
➡️ Baca Juga: Pataka Divhumas Polri ‘Sahityadharma Narawata’




