50 Jenderal Polri Naik Pangkat, Satu Diantaranya Menjadi Komjen dan 15 Mendapat Bintang 2

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo baru saja mengumumkan bahwa sebanyak 50 perwira tinggi (pati) Polri serta empat pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Polri mendapatkan kenaikan pangkat.
Dalam rilis resmi yang dikeluarkan oleh Divisi Humas Polri di Jakarta, disebutkan bahwa dari 50 pati yang memperoleh kenaikan pangkat tersebut, satu orang di antaranya telah dipromosikan menjadi komisaris jenderal polisi (Komjen Pol), sementara 15 lainnya menjadi inspektur jenderal polisi (Irjen Pol), dan 34 orang ditingkatkan pangkatnya menjadi brigadir jenderal polisi (Brigjen Pol).
“Setiap kenaikan pangkat merupakan pengakuan atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja yang telah ditunjukkan oleh para personel,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir.
Salah satu dari pati Polri yang berhasil naik pangkat menjadi Komjen adalah Roycke Harry Langie, yang saat ini menjabat sebagai Asisten Pimpinan Operasi (Astamaops) Kapolri.
Di sisi lain, beberapa pati yang memperoleh pangkat baru menjadi Irjen termasuk Untung Widyatmoko yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional, Yudo Hermanto sebagai Kapolda Sulawesi Utara, dan Wawan Muliawan yang menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Wakabaintelkam) Polri.
Sebanyak 34 pati Polri juga mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Brigjen Pol, di antara mereka terdapat nama-nama seperti Dally Achmad Mutiara, Zefanja Honpry Dapas, dan Ruruh Wicaksono.
Tidak hanya para pati Polri, empat PNS di lingkungan Polri juga meraih kenaikan pangkat, di mana tiga di antaranya mendapatkan jabatan Pembina Utama dan satu orang lainnya menjadi Pembina Utama Madya.
Johnny menambahkan bahwa kenaikan pangkat ini adalah bentuk penghargaan dari institusi atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja personel dalam menjalankan tugas mereka.
Ia menekankan bahwa setiap kenaikan pangkat membawa amanah untuk meningkatkan tanggung jawab dalam memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat.
“Di balik setiap kenaikan pangkat terdapat tanggung jawab yang lebih besar untuk terus memberikan kontribusi bagi institusi, bangsa, dan masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Johnny menegaskan bahwa proses kenaikan pangkat ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel serta bentuk kepercayaan dari organisasi kepada mereka.
Para personel yang mendapatkan kenaikan pangkat diharapkan untuk terus menjaga kehormatan institusi dan berfungsi sebagai teladan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Diharapkan, setiap kenaikan pangkat ini tidak hanya menjadi prestasi individual, tetapi juga menjadi sumber motivasi untuk terus berkarya, memberikan kontribusi positif, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional dan humanis,” tutup Johnny.
➡️ Baca Juga: Uji Coba Xpeng X9 Terbaru: Pengalaman Mengemudikan MPV Listrik Seharga Rp1 Miliar
➡️ Baca Juga: Kebakaran Pabrik Garmen di Bogor, Sudah 5 Jam Api Belum Padam




