Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
sport

Veda Ega Pratama Hadapi Momen Penting di Circuit of The Americas Sebelum Terpuruk ke Posisi 14

Pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama, baru saja menyelesaikan sesi latihan yang krusial dalam rangkaian Grand Prix Amerika Serikat di kategori Moto3. Bertanding di Circuit of The Americas (COTA), Texas, pada Sabtu (28/3/2026) dini hari WIB, Veda, yang membela tim Honda, harus menerima kenyataan pahit dengan menempati posisi ke-14.

Sejak awal sesi, Veda Ega menunjukkan bakatnya yang menjanjikan. Pembalap dengan nomor motor sembilan ini sempat membuat kejutan bagi para pesaingnya. Dengan waktu tersisa 22 menit 58 detik, Veda berhasil mencatatkan putaran yang mengesankan dan melesat hingga ke posisi kedua tercepat. Momen ini sempat memicu harapan besar bahwa pembalap asal Indonesia ini akan mampu bersaing untuk meraih posisi terdepan.

Namun, sayangnya, momentum positif tersebut perlahan-lahan mulai pudar. Veda mengalami kesulitan dalam memperbaiki catatan waktu terbaiknya seiring dengan berjalannya sesi. Di sisi lain, rival-rivalnya mulai menemukan ritme terbaik mereka dan terus memberikan tekanan. Akibat tidak mampu meningkatkan catatan waktunya, posisi Veda terus merosot hingga terjebak di peringkat ke-14 dengan waktu terbaik 2 menit 14,484 detik.

Dominasi sesi latihan kali ini dikuasai oleh pembalap KTM, Maximo Quiles. Pembalap asal Spanyol ini tampil sangat agresif sejak menit awal. Quiles berhasil mencatatkan waktu tercepat dengan angka 2 menit 13,757 detik. Ini menjadi pencapaian terbaiknya sepanjang karier di kelas Moto3, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kandidat kuat untuk meraih pole position.

Di belakang Quiles, persaingan untuk posisi kedua juga berlangsung sangat ketat. Pembalap Honda, Guido Pini, menempel dengan ketat di posisi kedua dengan selisih waktu yang sangat tipis, yakni 2 menit 13,929 detik. Sedangkan untuk melengkapi tiga besar, terdapat pembalap KTM lainnya, Alvaro Carpe, yang berhasil mencatatkan waktu 2 menit 14,202 detik.

Bagi Veda Ega Pratama, peringkat ke-14 ini menjadi momen evaluasi yang sangat penting bagi tim teknis Honda menjelang sesi kualifikasi dan balapan utama. Meskipun sempat menunjukkan kecepatan yang menjanjikan, konsistensi di sirkuit teknis seperti COTA akan menjadi kunci bagi Veda untuk kembali bersaing di barisan depan.

    ➡️ Baca Juga: BIZ Ultra 5G+ Capai Kecepatan 500 Mbps dengan Harga Awal Rp150 Ribu

    ➡️ Baca Juga: Manajemen Keuangan Pribadi untuk Mengendalikan Pengeluaran Hingga Akhir Tahun

    Related Articles

    Back to top button