Video Anggota TNI Tampol Warga di NTT, Dandim Tegaskan Tidak Ada Perintah Memukul

Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf. Budiman Manurung, menegaskan bahwa tidak ada perintah dari atasan kepada anggotanya untuk melakukan tindakan pemukulan terhadap seorang warga yang dikenal dengan inisial S di Rangko, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Budiman menjelaskan bahwa anggota TNI yang terlibat dalam insiden tersebut berada di Manggarai Barat setelah memperoleh izin dan surat perintah dari pimpinan untuk melaksanakan cuti tahunan.
“Saya ingin menegaskan bahwa anggota tersebut datang ke Manggarai Barat karena telah mendapatkan izin dan surat perintah dari pimpinan untuk melakukan cuti tahunan. Ia tidak mendapatkan instruksi dari atasan untuk melakukan tindakan yang tidak pantas seperti pemukulan,” jelasnya, mengacu pada pernyataan yang disampaikan pada 10 September 2026.
Pernyataan ini disampaikan Budiman menyusul beredarnya sebuah video di media sosial yang menunjukkan dugaan pemukulan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap seorang warga di Rangko, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat.
Dia menjelaskan bahwa anggota yang terlibat tersebut bertugas di Yonif 743/PSY dan baru saja kembali dari penugasan di Papua sebelum pulang ke kampung halamannya yang terletak di Rangko, Desa Tanjung Boleng.
Budiman juga membantah berbagai informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan adanya instruksi dari pimpinan TNI untuk melakukan kekerasan terhadap warga.
Menurutnya, surat perintah yang diterima oleh anggota tersebut hanya berkaitan dengan pelaksanaan cuti tahunan setelah menyelesaikan tugas di Papua dan tidak ada hubungannya dengan tindakan kekerasan terhadap masyarakat.
“Saya ingin menegaskan sekali lagi, tidak ada perintah untuk melakukan pemukulan. Anggota tersebut hanya menerima surat perintah dari pimpinan untuk melaksanakan cuti tahunan,” imbuhnya.
Budiman menegaskan bahwa peran TNI adalah untuk hadir dan menjaga keamanan masyarakat serta stabilitas di wilayah.
“Kami, TNI Angkatan Darat, hadir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Tugas kami adalah menjaga stabilitas keamanan, keutuhan, dan keharmonisan di Kabupaten Manggarai Barat,” tuturnya.
➡️ Baca Juga: WFH ASN Setiap Jumat Diberlakukan, Pengaruhnya Terhadap Lalu Lintas Jakarta
➡️ Baca Juga: Bursa Asia Melonjak Setelah Sinyal Perdamaian Iran dari Trump, Harga Minyak Dunia Turun




