Iran Luncurkan Serangan Rudal Haj Qasem Terhadap AS dan Israel Pertama Kali

Iran telah meluncurkan serangan rudal Haj Qasem untuk pertama kalinya dalam konteks konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Informasi ini diperoleh dari Kantor Berita Fars yang mengutip pernyataan dari Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Rabu, 18 Maret 2026.
IRGC melaporkan bahwa rudal ini digunakan dalam rangkaian operasi militer terkini, yang merupakan fase ke-59 dari operasi yang dinamakan ‘True Promise 4’.
Operasi militer ini bertujuan untuk menyerang sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di Qatar, Kuwait, Bahrain, serta Uni Emirat Arab dan Kurdistan Irak.
Selain itu, Garda Revolusi juga mengonfirmasi adanya serangan terhadap beberapa kota di Israel, termasuk Tel Aviv, Yerusalem Barat, dan Beit Shemesh.
Berdasarkan laporan dari Fars, rudal Haj Qasem adalah salah satu dari rudal yang diluncurkan dalam serangan ini, yang menunjukkan penggunaannya yang perdana dalam konflik yang sedang berlangsung.
Rudal ini sebelumnya terlibat dalam pertempuran dengan Israel pada Juni 2025 dan dikategorikan sebagai rudal balistik taktis yang menggunakan bahan bakar padat.
Diperkenalkan pada tahun 2020, rudal ini diklaim memiliki jangkauan mencapai sekitar 1.400 kilometer.
Iran terus melancarkan serangan terhadap Israel dan target-target militer Amerika di Timur Tengah sebagai respons atas operasi militer gabungan yang dilaksanakan pada 28 Februari.
Operasi militer tersebut menyebabkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta lebih dari 150 siswi sekolah perempuan di bagian selatan Iran.
Iran juga melaporkan bahwa lebih dari 1.200 orang telah kehilangan nyawa dan lebih dari 17.000 lainnya terluka akibat konflik ini.
Awalnya, Amerika Serikat dan Israel mengklaim bahwa “serangan pendahuluan” ini diperlukan untuk mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh program nuklir Iran. Namun, mereka kemudian menyatakan bahwa tujuan sebenarnya adalah untuk menggulingkan rezim yang berkuasa di Iran.
➡️ Baca Juga: Perbandingan layar AMOLED Samsung vs Xiaomi ternyata beda tipis tapi mahal jauh
➡️ Baca Juga: Strategi Pengambilan Keputusan UMKM untuk Menghindari Kesalahan Fatal




