Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k depo 10k
bisnis

Purbaya Identifikasi Peluang Efisiensi Anggaran MBG dari Pagu Rp 335 Triliun

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa masih terdapat peluang untuk melakukan efisiensi anggaran dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang memiliki pagu anggaran sebesar Rp 335 triliun.

Ia menegaskan bahwa meskipun MBG merupakan program yang sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pelaksanaannya masih dapat dioptimalkan lebih lanjut.

“MBG akan mengalami efisiensi dalam cara pengelolaan belanjanya. Saya percaya bahwa program ini sangat positif karena tidak semua orang memiliki cukup sumber daya. Yang dibutuhkan hanyalah pengoptimalan dalam pelaksanaannya,” jelas Purbaya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, pada hari Senin, 16 Maret 2026.

Menurutnya, pelaksanaan program MBG dapat dilakukan dengan lebih efektif tanpa harus menghabiskan seluruh alokasi anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 335 triliun. “Saya rasa tidak perlu sampai Rp 335 triliun,” imbuhnya.

Saat ini, Purbaya juga sedang merancang langkah-langkah efisiensi anggaran di berbagai Kementerian dan Lembaga (K/L) sebagai upaya untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 tetap berada di bawah tiga persen.

Defisit APBN tahun 2026 berpotensi meningkat disebabkan oleh tekanan harga minyak global yang terpengaruh oleh konflik antara Iran dan Amerika Serikat, serta Israel.

Purbaya menjelaskan bahwa efisiensi anggaran akan difokuskan pada Anggaran Biaya Tambahan (ABT) setiap Kementerian dan Lembaga. Dia menambahkan bahwa ABT sering kali menyebabkan pembengkakan anggaran, sehingga menjadi pos pengeluaran yang mungkin bisa dipangkas.

Dia menyatakan bahwa Kementerian Keuangan akan menentukan langkah awal yang dapat diambil oleh setiap K/L dalam menyusun rencana efisiensi anggaran. Proses persiapan ini direncanakan akan berlangsung selama seminggu ke depan.

“Tetapi perlu diingat, ini belum tentu berarti eksekusi. Jika memang ada yang harus dipotong, kita perlu menentukan mana yang akan dipangkas. Nanti, kebijakan mereka akan disesuaikan dengan keputusan Kementerian Keuangan,” ungkap Purbaya.

Sementara itu, keputusan mengenai perubahan desain anggaran akan tetap memantau perkembangan harga minyak global dalam beberapa waktu mendatang.

    ➡️ Baca Juga: Ulasan Gadget Praktis dengan Manfaat Optimal untuk Pengguna Aktif Setiap Hari

    ➡️ Baca Juga: Rupiah Turun ke Rp 17.885 Pasca Laporan MSCI dan Melambatnya Penjualan Ritel Juni 2026

    Related Articles

    Back to top button