Kantor PKB Aceh Diresmikan, Cak Imin Targetkan Kebangkitan Suara Partai di Aceh

Jakarta – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh secara resmi meluncurkan pembangunan kantor sekretariat baru yang representatif di Gampong Ateuk Pahlawan, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, pada Rabu, 1 April 2026.
Peristiwa ini menjadi langkah penting dalam memperkuat keberadaan dan konsolidasi PKB di Tanah Rencong.
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, yang lebih dikenal dengan sebutan Cak Imin. Kehadirannya, yang disertai oleh sejumlah tokoh nasional, pimpinan partai, serta ulama kharismatik dari Aceh, memberikan makna yang mendalam baik secara politik maupun spiritual pada acara tersebut.
Dalam pidatonya, Cak Imin mengungkapkan keyakinannya akan masa depan PKB di Aceh. Ia menilai keberadaan kantor yang strategis ini dapat menjadi peluang besar untuk meningkatkan kekuatan politik partai di wilayah tersebut.
“Saya merasa bangga dan bersyukur. Lokasinya sangat strategis dan dinamis. Ini merupakan langkah awal untuk kebangkitan dan peningkatan suara PKB di Aceh,” ungkap Cak Imin.
Cak Imin juga menekankan bahwa kantor PKB bukan hanya sekadar bangunan administratif, melainkan juga sebuah pusat perjuangan yang mengandung nilai-nilai filosofis yang mendalam.
“Kantor PKB harus berfungsi sebagai tiga hal: tempat ibadah, tempat pengabdian, dan pusat ilmu. Setiap kegiatan di dalamnya harus berorientasi pada kebaikan dan pelayanan bagi masyarakat,” tegasnya.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting lainnya, termasuk Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal, Ketua Umum Panji Bangsa Rivqy Abdul Halim, mantan Ketua DPW PKB Aceh Irmawan, serta Ketua DPW PKB Aceh periode 2026–2031, Ruslan M. Daud.
Atmosfer religius semakin terasa dengan kehadiran para ulama kharismatik Aceh, seperti Abu Mudi, Sirajuddin, dan Ketua PAS Aceh Tu Bulkaini, yang turut memberikan warna pada acara tersebut.
Groundbreaking ini menjadi lebih dari sekadar awal pembangunan fisik; ini juga merupakan simbol penguatan solidaritas, semangat pengabdian, dan komitmen PKB untuk terus melayani masyarakat Aceh dengan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
➡️ Baca Juga: 5 Fakta Perpisahan Bupati Anne Ratna dan Dedi Mulyadi
➡️ Baca Juga: Langsung Coba! Setting “Developer Options” Ini Bikin Scroll Android-mu Jadi Sehalus iPhone




