Astronot NASA Kembali ke Bumi Setelah Berlayar Jauh di Ruang Angkasa

Keempat astronot dalam misi Artemis II yang dioperasikan oleh NASA telah berhasil mencapai jarak terjauh dari Bumi yang belum pernah dicapai oleh manusia sebelumnya. Setelah merasakan keindahan luar biasa Bulan, saatnya bagi mereka untuk memulai perjalanan pulang ke planet kita.
Setelah menyaksikan kawah-kawah Bulan, fenomena gerhana Matahari, serta menghadapi gangguan komunikasi yang menegangkan, para astronot misi Artemis II kini bersiap untuk kembali ke Bumi setelah menyelesaikan perjalanan mengelilingi Bulan.
Astronot yang terlibat dalam misi ini, yaitu Jeremy Hansen, Christina Koch, Reid Wiseman, dan Victor Glover, telah menghabiskan waktu mereka di dalam kapsul antariksa Orion, dengan seksama mengamati dan mencatat fitur-fitur permukaan Bulan yang menarik.
Mereka juga melaporkan kilatan cahaya yang muncul akibat benturan meteorit, serta menyaksikan gerhana Matahari saat Bulan melintas di depannya. Momen-momen tersebut diungkapkan oleh mereka dalam laporan yang dirilis pada Rabu, 8 April 2026.
Selama perjalanan mengelilingi satelit alami Bumi, para astronot menghabiskan waktu sekitar 40 menit tanpa komunikasi. Pada sisi Bulan yang jauh dari Bumi, mereka tidak dapat berhubungan dengan stasiun darat, sebuah kondisi yang memang telah direncanakan karena sinyal radio tidak dapat menjangkau area tersebut.
Beberapa jam sebelum momen pulang ini, keempat astronot telah mencetak sejarah baru. Mereka berhasil menjangkau titik yang belum pernah dicapai oleh manusia sebelumnya, melampaui rekor sebelumnya yang dicatat oleh misi Apollo-13 pada tahun 1970, yaitu sejauh 400.171 kilometer dari Bumi.
Kru Artemis II berhasil mencapai jarak maksimum 406.778 kilometer dari Bumi dalam perjalanan mereka menuju Bulan. Misi ini juga diwarnai dengan momen emosional ketika keempat astronot tersebut menamai sebuah kawah di Bulan sebagai penghormatan untuk Carroll Taylor Wiseman, istri mendiang komandan misi, Reid Wiseman.
Momen haru ini membuat Reid Wiseman meneteskan air mata, dan para rekan astronotnya juga merasakan keharuan yang sama. Mereka saling berpelukan dalam suasana penuh emosi, sementara di Pusat Kontrol di Houston, AS, terjadi keheningan selama satu menit sebagai penghormatan.
Carroll Taylor Wiseman, yang meninggal dunia akibat kanker pada tahun 2020, meninggalkan suaminya, Reid Wiseman, yang merupakan mantan pilot Angkatan Laut dan pilot uji coba AS. Sejak ditinggal sang istri, Reid menjadi orangtua tunggal bagi kedua putrinya.
Saat ini, kapsul Orion telah memulai perjalanan pulang ke Bumi. Proses ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar empat hari, dengan rute kembali yang dirancang secara efisien. Pesawat antariksa ini akan kembali ke jalur menuju Bumi melalui lintasan berbentuk angka delapan besar, memanfaatkan gravitasi Bulan tanpa bantuan dorongan tambahan.
➡️ Baca Juga: Habiburokhman Menegaskan Nabilah O’Brien Tidak Melanggar Unsur Pencemaran Nama Baik
➡️ Baca Juga: John Herdman Beri Peringatan Penting untuk Timnas Indonesia Sebelum Final FIFA Series 2026




