depo 10k depo 10k
berita

Menko Cak Imin: Kritik Jasa Ide dan Edit Dihargai Rp 0 yang Bunuh Kreativitas

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, memberikan kritik tajam terhadap pandangan jaksa yang menganggap pekerjaan kreatif seorang videografer, Amsal Christy Sitepu, yang kini berada di kursi terdakwa dalam kasus korupsi terkait proyek video profil desa di Kabupaten Karo untuk periode 2020-2022, sebagai tidak bernilai.

“Proses kreatif adalah inti dari industri kreatif. Keahlian tersebut seharusnya diapresiasi, bukan malah direndahkan atau bahkan dijadikan objek kriminalisasi. Menilai ide, gagasan, dan proses kreatif dengan harga Rp0 bukan hanya keliru, tetapi sangat berbahaya. Ini sama artinya dengan membunuh kreativitas,” ungkap Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, di Jakarta, pada Senin.

Ia menekankan bahwa penilaian jaksa yang menganggap ide, gagasan, serta proses editing dan dubbing sebagai hal yang tidak memiliki nilai atau bahkan dihargai Rp0 adalah pendekatan yang sangat keliru dan dapat memberikan dampak negatif bagi masa depan ekonomi kreatif di Indonesia.

Cak Imin menjelaskan bahwa dalam dunia industri kreatif, esensi utama terletak pada prosesnya. Mulai dari riset, eksplorasi ide, hingga produksi dan eksekusi, semua itu tidak bisa diukur dengan cara-cara konvensional yang sering kali terlalu sempit.

Lebih jauh, ia mengekspresikan kekhawatirannya bahwa cara pandang dalam kasus ini dapat berimbas sistemik, yang bisa memengaruhi dunia pendidikan di Indonesia.

“Jangan sampai institusi pendidikan kita kehilangan motivasi untuk mengajarkan kreativitas, hanya karena dianggap tidak bernilai. Jika kreativitas dinilai nol, siapa yang akan mau belajar dan berkarya?” tegasnya.

Menurut Cak Imin, saat ini jutaan warga Indonesia bergantung pada sektor ekonomi kreatif. Dari konten kreator, videografer, editor, desainer, hingga berbagai pekerja kreatif lainnya, mereka semua mengandalkan ide dan karya mereka sebagai sumber penghidupan.

Ia menekankan bahwa sektor ekonomi kreatif saat ini merupakan salah satu mesin baru dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Pemerintahan di bawah Presiden Prabowo berkomitmen untuk memberdayakan ekosistem industri kreatif, dengan cara melindungi dan menghargai pekerja kreatif. Pendekatan yang salah justru dapat membuat para kreator merasa takut untuk berkarya dan kehilangan semangat,” tambahnya.

Cak Imin juga menegaskan bahwa ekonomi kreatif merupakan salah satu kekuatan utama dalam pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di masa depan Indonesia.

“Jika kita ingin melihat ekonomi kreatif berkembang, kita harus mulai dari hal yang paling mendasar, yaitu mengakui bahwa kreativitas itu bernilai. Nilai tersebut bukan nol, melainkan fondasi yang harus kita bangun,” ujar Cak Imin dengan tegas.

    ➡️ Baca Juga: Tasyi Athasyia Hadir Bersama Pria Ini di Makam Ayah di Tengah Konflik Keluarga

    ➡️ Baca Juga: Cek Kesiapan Jalur Mudik, Kapolda Sumsel Pastikan Pemudik Nyaman dan Selamat

    Related Articles

    Back to top button