Bek Bulgaria Minta Maaf kepada Suporter Timnas Indonesia atas Insiden Cedera Miliano Jonathans

Bek Timnas Bulgaria, Hristiyan Petrov, telah secara resmi meminta maaf kepada penyerang Timnas Indonesia, Miliano Jonathans, menyusul insiden yang berujung pada cedera ACL saat pertandingan Eredivisie pada 7 Maret 2026.
Permohonan maaf tersebut disampaikan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Jumat, 27 Maret 2026, setelah namanya menjadi sorotan publik sebagai pihak yang dianggap bertanggung jawab atas cedera yang membuat Jonathans tidak bisa tampil di FIFA Series 2026.
Petrov menegaskan bahwa tidak ada niatan untuk melukai pemain lawan dalam insiden tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa ia telah menghubungi Jonathans secara langsung untuk menyampaikan rasa penyesalannya.
“Setelah kejadian itu, saya mengirim pesan kepadanya karena saya merasa sangat bersalah. Saya mengatakan bahwa saya minta maaf, saya tidak bermaksud membuat itu terjadi,” ungkap Petrov kepada jurnalis.
Jonathans sendiri telah merespons dengan positif, menunjukkan pemahaman bahwa insiden tersebut terjadi tanpa disengaja.
Insiden tersebut terjadi ketika Jonathans membela klubnya, Excelsior, dalam pertandingan pekan ke-26 Eredivisie melawan SC Heerenveen. Dalam laga tersebut, Jonathans terlibat kontak fisik dengan Petrov yang berujung pada cedera ligamen lutut (ACL).
Akibat cedera tersebut, pemain berusia 21 tahun itu terpaksa harus menepi dari skuad Timnas Indonesia yang akan berlaga di FIFA Series 2026, meskipun sebelumnya ia termasuk dalam daftar 41 pemain yang dipanggil oleh pelatih.
Situasi ini memicu reaksi dari berbagai kalangan penggemar sepak bola di Indonesia, mengingat Bulgaria merupakan salah satu peserta turnamen yang diadakan di Jakarta. Petrov mengakui bahwa ia menerima banyak komentar dari warganet Indonesia, termasuk kritik dan serangan verbal.
“Ya, banyak sekali. Tetapi saya pikir itu adalah hal yang wajar, mengingat masyarakat di negara kalian sangat mencintai sepak bola dan memiliki semangat yang tinggi,” kata Petrov.
Meskipun demikian, ia menekankan bahwa insiden semacam itu merupakan bagian dari dinamika dalam pertandingan. Ia kembali menegaskan rasa penyesalannya terkait cedera yang dialami Jonathans.
“Ini adalah bagian dari sepak bola, kadang hal seperti ini bisa terjadi. Saya merasa sangat menyesal, saya tidak ingin menyakiti siapapun karena pada akhirnya kita semua adalah manusia,” ujarnya.
Petrov juga menyampaikan permintaan maafnya kepada suporter Timnas Indonesia yang merasa kecewa akibat insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa sebagai seorang pemain profesional, tidak ada niat untuk mencederai pemain lain.
➡️ Baca Juga: Mengapa Membaca Buku Itu Penting: Manfaat yang Mengubah Hidup
➡️ Baca Juga: BUMI Luncurkan Logo Baru untuk Mendukung Diversifikasi ke Sektor Mineral




