Skincare Berbahan Laut: Keunggulan dan Perbedaannya dengan Produk Konvensional

Kesadaran masyarakat terhadap perawatan kulit telah mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Banyak individu kini lebih memahami pentingnya menjaga skin barrier, yaitu lapisan pelindung alami kulit dari berbagai ancaman eksternal seperti polusi, sinar UV, dan bahan kimia yang terkandung dalam produk perawatan.
Perubahan pola pikir ini turut mempengaruhi cara konsumen dalam memilih produk kecantikan, termasuk skincare. Sebelumnya, fokus utama hanya pada hasil instan, namun kini semakin banyak orang yang mempertimbangkan komposisi bahan, keamanan jangka panjang, dan dampak produk terhadap lingkungan. Tren seperti clean beauty, penggunaan bahan alami, dan konsep keberlanjutan semakin mendapatkan perhatian yang layak.
Melihat pergeseran kebutuhan pasar tersebut, pelaku industri kecantikan mulai memperkenalkan inovasi produk yang menekankan pada bahan alami serta teknologi yang lebih ramah lingkungan. Apa saja keunggulan dari pendekatan ini?
Ir. Emmy Noviawati, Direktur Utama PT Regenesis Indonesia, mengungkapkan bahwa perubahan preferensi konsumen ini mendorong lahirnya produk perawatan kulit yang lebih berkelanjutan dan berbasis bahan alami.
“Dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar saat ini, kami telah mengembangkan produk yang otentik, yang diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia yang menginginkan produk berbahan alami untuk kesehatan kulit dan juga ramah lingkungan,” jelas Ir. Emmy Noviawati dalam keterangan resminya, yang diambil pada 14 Maret 2026.
Salah satu pendekatan yang kini semakin diminati adalah pemanfaatan bahan aktif dari laut melalui teknologi bioteknologi laut. Pendekatan ini mengintegrasikan penelitian ilmiah dengan potensi nutrisi yang terdapat dalam sumber daya laut.
Phytomer, sebagai salah satu pelopor dalam pengembangan perawatan kulit berbasis teknologi bioteknologi laut, didirikan di Saint-Malo, Prancis, pada tahun 1972. Perusahaan ini memanfaatkan beragam bahan aktif laut sebagai komponen utama produknya. Salah satu bahan khasnya adalah OLIGOMER®, konsentrat air laut yang kaya akan mineral penting yang dianggap dapat mendukung proses remineralisasi kulit.
“Phytomer lebih dari sekadar produk perawatan kulit; ia mewakili teknologi dari bahan organik laut yang dikembangkan dengan presisi dan tanggung jawab,” kata Amanda Rahim, Manajer Pemasaran PT Regenesis Indonesia.
➡️ Baca Juga: Menteri Agama: Tambahan Kuota Petugas Haji Sudah Masuk E-Hajj
➡️ Baca Juga: Startup Indonesia Luncurkan Inovasi di Bidang Perpajakan




