Persija dan Dewa United Berakhir Imbang 1-1, Macan Kemayoran Kehilangan Poin Lagi

Persija Jakarta harus berpuas diri dengan hasil imbang 1-1 saat menghadapi Dewa United dalam pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS) pada Minggu malam, 15 Maret 2026. Hasil ini kembali membuat Macan Kemayoran kehilangan poin penting dalam persaingan di papan atas liga, setelah mereka gagal mempertahankan keunggulan dan tidak berhasil memanfaatkan peluang penalti di akhir laga.
Di awal pertandingan, Persija berhasil unggul terlebih dahulu lewat gol Maxwell Souza yang tercipta pada menit ke-45+4. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama, karena Dewa United berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Alexis Messidoro pada menit ke-55.
Dengan tambahan satu poin, posisi kedua tim di klasemen sementara tetap tidak berubah. Persija Jakarta masih berada di peringkat ketiga dengan total 52 poin, tertinggal enam angka dari pemuncak klasemen, Persib Bandung. Sementara itu, Dewa United tetap berada di posisi kesembilan dengan raihan 34 poin.
Sejak awal laga, Persija mengambil inisiatif untuk menyerang. Meskipun demikian, dalam sepuluh menit pertama, tim tuan rumah belum dapat menciptakan peluang yang berarti. Dewa United menunjukkan permainan defensif yang disiplin, sehingga menyulitkan Persija untuk memasuki area penalti.
Kurangnya kreativitas dalam permainan Persija sangat terasa pada pertandingan ini. Ketidakhadiran Allano Lima membuat alur serangan Macan Kemayoran tidak berkembang dengan baik. Jean Mota yang diharapkan dapat menjadi penggerak serangan juga belum memberikan kontribusi yang signifikan dalam menciptakan peluang.
Peluang pertama bagi Persija muncul pada menit ke-24 melalui situasi sepak pojok. Umpan dari Jean Mota disambut dengan tandukan Thales Lira, namun bola masih melambung tinggi di atas gawang Dewa United. Tak lama setelah itu, Persija berhasil mencetak gol melalui Egy Maulana Vikri, namun gol tersebut dianulir karena offside.
Gol yang dinanti-nanti oleh tim tuan rumah akhirnya tercipta menjelang akhir babak pertama. Berawal dari sepak pojok yang diambil oleh Jean Mota, Maxwell Souza berhasil menyambar bola di depan gawang. Meskipun usaha pertamanya dapat ditepis oleh Sonny Stevens, bola rebound kembali jatuh ke kakinya dan berhasil diselesaikan menjadi gol. Persija menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, Dewa United melakukan beberapa perubahan dengan memasukkan Rafael Struick dan Alexis Messidoro. Pergantian pemain tersebut memberikan dampak positif bagi tim tamu. Pada menit ke-55, serangan balik cepat yang dilakukan Dewa United berbuah gol penyama kedudukan.
Penguasaan bola dan strategi menyerang yang diterapkan Dewa United membuat Persija harus berjuang lebih keras. Mereka berusaha untuk merebut kembali kendali permainan, namun tekanan dari tim tamu semakin meningkat. Persija harus beradaptasi untuk menghadapi perubahan taktik yang diterapkan oleh Dewa United.
Setelah gol penyama itu, kedua tim saling berusaha mencetak gol tambahan. Persija berusaha meningkatkan intensitas serangan untuk merebut kembali keunggulan, sementara Dewa United tetap disiplin dalam bertahan dan mencari celah untuk melakukan serangan balik.
Kedua pelatih memainkan strategi yang berbeda untuk meraih kemenangan. Pelatih Persija berusaha mengubah formasi dan mendesak agar pemainnya lebih kreatif dalam menyerang. Di sisi lain, pelatih Dewa United terlihat puas dengan hasil imbang dan lebih memilih untuk memperkuat lini pertahanan.
Momen terbaik bagi Persija untuk meraih kemenangan datang saat mereka mendapatkan penalti jelang akhir pertandingan. Namun, kesempatan tersebut terbuang sia-sia dan tidak dimanfaatkan dengan baik. Hal ini menjadi sorotan, karena kehilangan poin di saat penting dapat berpengaruh pada ambisi tim untuk bersaing di papan atas.
Dengan hasil imbang ini, baik Persija maupun Dewa United harus merenungkan performa mereka di lapangan. Persija, yang diharapkan dapat menjadi penantang serius dalam perburuan gelar, harus segera memperbaiki permainan mereka agar tidak kehilangan lebih banyak poin di pertandingan mendatang.
Kedua tim kini harus bersiap untuk pertandingan selanjutnya. Persija perlu mengevaluasi strategi dan performa pemain untuk meningkatkan daya saing mereka. Sementara itu, Dewa United bisa mengambil momentum positif dari hasil imbang ini untuk lebih percaya diri dalam laga-laga berikutnya.
Pertandingan ini menunjukkan bahwa di sepak bola, hasil tidak selalu mencerminkan usaha yang dilakukan. Meskipun Persija tampil menyerang, mereka harus lebih efisien dalam memanfaatkan peluang. Di sisi lain, Dewa United menunjukkan bahwa mereka dapat bersaing dengan tim besar meski bermain dengan strategi defensif.
Sebagai penutup, hasil imbang ini menjadi pelajaran berharga bagi kedua tim. Persija harus segera bangkit dari hasil mengecewakan ini, sementara Dewa United perlu mempertahankan momentum positif untuk meraih hasil yang lebih baik di laga-laga selanjutnya.
➡️ Baca Juga: Dorongan Arya Saloka Tergoda Lihat Davina Karamoy
➡️ Baca Juga: Cek Kesiapan Jalur Mudik, Kapolda Sumsel Pastikan Pemudik Nyaman dan Selamat




