Menpora Erick Thohir Dukung Atlet Viona Amalia Adinda Putri Setelah Kasus Kekerasan Seksual Terungkap

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, memberikan dukungan penuh kepada atlet kickboxing nasional, Viona Amalia Adinda Putri, yang dengan berani mengungkap dugaan kasus kekerasan seksual di dunia olahraga. Tindakan Viona ini menjadi sorotan, mengingat keberaniannya dalam menyuarakan isu yang kerap terabaikan.
Viona, yang berasal dari Jawa Timur, bertemu langsung dengan Erick Thohir di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia di Jakarta pada hari Jumat, 13 Maret. Pertemuan ini menjadi simbol nyata dari komitmen pemerintah dalam mendukung atlet-atlet yang berani mengungkapkan kebenaran dan menciptakan keadilan.
Dalam pertemuan tersebut, Erick Thohir menyampaikan rasa apresiasinya atas keberanian Viona. Ia menilai bahwa isu kekerasan seksual merupakan masalah serius yang perlu dihadapi secara kolektif oleh semua pihak dalam dunia olahraga.
“Saya menerima saudari Viona, atlet kickboxing kita yang telah berani mengangkat isu yang harus kita lawan dan bersihkan secara menyeluruh,” tutur Erick.
Erick menekankan bahwa pemerintah, bersama seluruh pemangku kepentingan olahraga, harus bertindak aktif untuk memastikan bahwa peristiwa serupa tidak akan terulang di masa depan. Ini adalah langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi atlet.
Ia juga menegaskan bahwa hukuman yang berat harus dijatuhkan kepada para pelaku kekerasan seksual di dunia olahraga, termasuk larangan seumur hidup untuk terlibat dalam aktivitas olahraga. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menindak tegas setiap pelanggaran.
“Kemenpora akan berada di garis terdepan bersama seluruh stakeholder olahraga. Kejadian seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” tegas Erick dengan penuh keyakinan.
Erick juga menyampaikan pernyataan tegas mengenai para pelaku kekerasan seksual. Ia menggunakan istilah yang keras untuk menggambarkan kebencian terhadap tindakan tersebut, menekankan bahwa mereka tidak layak lagi untuk berpartisipasi dalam dunia olahraga.
“Pelakunya, mohon maaf kalau saya menggunakan kata-kata yang kasar, istilahnya jahanam. Mereka tidak boleh lagi aktif di dunia olahraga seumur hidup,” tambahnya.
Lebih lanjut, Erick memastikan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berlangsung di kepolisian. Dukungan ini penting agar setiap langkah hukum dapat berjalan dengan efektif dan adil.
Apabila kasus tersebut telah masuk ke ranah aparat penegak hukum, Erick menegaskan bahwa pemerintah akan memberi dukungan penuh untuk memastikan bahwa kasus ini ditangani dengan serius.
“Jika itu menjadi domain institusi Kepolisian, tentu kami sangat mendukung,” ungkap Erick.
Pernyataan tegas dari Erick Thohir ini menjadi sinyal yang kuat bahwa pemerintah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan olahraga yang aman, bersih, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap atlet. “Olahraga kita harus bersih,” tutup Erick, menunjukkan tekadnya untuk perubahan yang lebih baik di dunia olahraga Indonesia.
➡️ Baca Juga: Mobil Sport Listrik Terbaru, Performa Ngebut dan Ramah Lingkungan Tanpa Emisi
➡️ Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Minta Maaf Usai Video Viral, Tegaskan Zakat Tetap Rukun Islam



