Akun X Ali Khamenei Terbitkan Ancaman: Respon Regime Zionis Terhadap Kesalahan Besar!

Akun resmi X milik Ayatollah Ali Khamenei tiba-tiba mencuri perhatian masyarakat dunia, khususnya pengguna media sosial, pada malam Jumat, 6 Maret 2026. Akun tersebut tampaknya masih aktif dan kembali menyampaikan pesan-pesan yang sarat dengan nada ancaman.
Walaupun Ayatollah Ali Khamenei telah tiada akibat serangan gabungan yang dilakukan oleh AS dan Israel pada 28 Februari lalu, akun tersebut tetap aktif dan menyebarkan pesan berisi ancaman pada Jumat malam. Dalam salah satu unggahannya, dinyatakan bahwa Israel telah melakukan kesalahan yang fatal dan akan menghadapi konsekuensi yang membuat negara tersebut berada dalam keadaan putus asa.
“Rezim Zionis telah melakukan kesalahan besar, dan akibatnya akan membuat rezim tersebut putus asa, dengan izin Tuhan,” demikian kutipan dari postingan di X yang dirilis oleh laman berita terkemuka pada 7 Maret 2026.
Dalam unggahan tersebut terdapat gambar kolase dengan tiga panel yang menonjolkan kekuatan misil Iran. Panel pertama menunjukkan peluncuran misil balistik yang besar dengan ledakan yang mengesankan, sementara jejak misil tersebut menghujani kota musuh yang sedang terbakar di malam hari.
Panel tengah menampilkan misil Iran yang berada di peluncur bergerak di padang pasir, dioperasikan oleh tentara yang mengenakan pakaian kamuflase, sementara bendera Iran berkibar di belakang mereka. Panel bawah menggambarkan para ilmuwan yang mengenakan jas lab putih sedang bekerja di fasilitas produksi dan perakitan misil berteknologi tinggi.
Setelah wafatnya Khamenei, bio akun tersebut telah diubah menjadi “Pemimpin Syahid Revolusi Islam.” Sejak saat itu, Iran telah meluncurkan serangkaian serangan misil balistik ke arah target di Israel serta pangkalan militer AS di kawasan tersebut.
Pada hari yang sama, Donald Trump mengeluarkan pernyataan yang meminta Iran untuk menyerah tanpa syarat sebagai satu-satunya jalan untuk menghentikan permusuhan. Ia juga menambahkan bahwa AS akan memberikan bantuan untuk membangun kembali ekonomi Iran jika Teheran mematuhi dan melaksanakan kepemimpinan baru.
“TIDAK AKAN ADA PERJANJIAN dengan Iran kecuali adanya KAPITULASI TANPA SYARAT,” tulis Trump melalui platform Truth Social miliknya.
Pernyataan Trump ini muncul bersamaan dengan serangan Israel terhadap target-target rezim di Teheran dan posisi Hezbollah di Beirut. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, juga menyatakan bahwa serangan AS terhadap Iran akan meningkat secara signifikan.
Trump menegaskan bahwa jika Republik Islam Iran menyerah, AS dan sekutunya akan membantu mengangkat Iran dari ambang kehancuran, menjadikannya lebih besar, lebih baik, dan lebih kuat secara ekonomi dibanding sebelumnya.
➡️ Baca Juga: Dampak Konflik Iran-AS-Israel Terhadap Atlet Anggar Timur Tengah yang Terjebak di Indonesia
➡️ Baca Juga: iOS 18 Bisa Auto-Blokir Spam OTP: Aktifkan di Pengaturan Messages Tersembunyi Ini




